Teknologi charge baterai smartphone terus berkembang dengan pesat, dimana kini Wireless Charging menjadi metode pengisian baterai paling canggih menggantikan charger baterai dengan kabel yang sudah jadul. Tapi teknologi akan selalu terus berkembang, sehingga metode wireless pun tak lama lagi akan menjadi usang.

Saat ini para peneliti dari Michigan State University sedang mengembangkan teknologi pengisian baterai yang memungkinkan kita untuk charge smartphone hanya dengan jari tangan saja.

Ilustrasi isi ulang pakai jari (Techone3)

Para peneliti ini ternyata menggunakan perangkat yang bernama nanogenerator yang juga telah berhasil dioperasikan pada panel layar LCD touchscreen, 20 lampu LED dan juga keyboard fleksibel dengan hanya menggunakan sentuhan atau tekanan jari tanpa adanya bantuan baterai sama sekali.

â??Kami berada di jalan menuju perangkat yang ditenagai oleh gerakan manusia. Apa yang saya perkirakan adalah kemampuan untuk tidak harus mengisi daya ponsel Anda selama satu minggu, misalnya. Itu karena energi yang didapat berasal dari gerakan Anda,â? jelas Nelson Sepulveda, seorang profesor dari Michigan State University, seperti dikutip dari The Hindu Business Line, Jumat (16/12/2016).

Teknologi isi baterai pakai jari (MSUToday)

Perangkat dengan teknologi tinggi ini disebut dengan Biocompatible Ferroelectret Nanogenetaror (FENG). Perangkat ini hanya setebal selembar kertas dan dapat disesuaikan dengan banyak perangkat lainnya dari berbagai ukuran.

Jadi, dengan menggunakan smartphone yang menggunakan teknologi ini, kamu tak perlu lagi khawatir kehabisan baterai, karena untuk mengisinya, kamu hanya cukup menggesekkan jari ke layar maka smartphone akan kembali terisi kembali tenaganya.

Ilustrasi isi ulang pakai jari (Howtogeek)

Semoga teknologi ini bisa cepat dibuat, sehingga kita tak butuh lagi benda yang bernama charger dan powerbank. (tom)