Teleportasi adalah sebuah istilah yang dipopulerkan oleh Charles Fort untuk mendeskripsikan kasus orang yang dapat pindah dari satu tempat ke tempat lain dalam sekejap. Meski hanya dianggap kejadian dalam film, rupanya banyak kasus teleportasi yang terjadi di dunia nyata. Berikut ini adalah beberapa fenomena teleportasi yang dianggap nyata dan paling terpercaya, seperti dilansir jadiBerita dari berbagai sumber.

1. Kasus Thomas B. Cumpston dan istrinya

Thomas B. Cumpston dan istri (Coolinterestingstuff)

Surat kabar The London Times dan Bristol Daily Post memuat berita tentang Thomas B. Cumpston dan istrinya di edisi Desember 1873. Mereka adalah pasangan kakek nenek dan merupakan warga terhormat di Leeds, Inggris. Mereka tiba di Bristol pada tanggal 8 Desember dan menginap di Hotel Victoria. Sekitar jam tiga atau empat pagi hari, mereka mendengar suara aneh di sekitar kamarnya. Dalam seketika lantai kamar â??terbukaâ?? dan menarik pasangan Cumpston masuk ke dalamnya. Mereka berhasil kabur dengan cara melompat keluar jendela. Tamu di kamar sebelah mengkonfirmasi bahwa mereka juga mendengar apa yang Cumpston dengar, namun polisi tidak menemukan ada yang aneh di kamarnya.

2. Kasus H.F. North

London (Tes)

Tahun 1953, seorang guru di Wellington, Selandia Baru, bernama H.F. North datang ke kantor polisi di London dan bersikeras kalau dia ingin pulang. Dia tidak tahu apa yang sedang ia lakukan di London. Menurut pengakuannya, North meninggalkan rumahnya suatu pagi untuk pergi ke sekolah tempat ia mengajar. Sesaat kemudian, ia sudah berjalan di jalanan London, Inggris. Psikiater di London menduga kalau North terkena amnesia, namun ternyata dugaan mereka salah. North memang muncul begitu saja di London.

3. Kasus Damodar Ketkar

Kantor Air India Reservation di Pune (Airlines-airport)

Damodar Ketkar berasal dari Pune, India. Ketkar mengalami fenomena teleportasi tepatnya pada tanggal 23 April 1928. Menurut surat yang ditulis oleh tutor pribadi berkebangsaan Inggris, Miss H. Kohn, Ketkar tiba-tiba muncul di depannya dan berkata kepadanya â??saya baru saja datang dari Karjat!â? (yang kira-kira 63 km jauhnya dari Poona)

4. Apollonius of Tyana

Apollonius of Tyana (Wikipedia)

Filsafat dan fisakawan besar pada abad pertama bernama Apollonius dari Tyana juga tercatat pernah mengalami fenomena teleportasi ke Efesus untuk merawat orang-orang yang terkena wabah. Saat itu banyak orang percaya jika orang kudus akan diselamatkan dari bahaya, biasanya dengan bantuan malaikat, dan akan dibawa dari satu tempat ke tempat lain dalam sekejap mata.

5. Kasus Thomas R. Kessell

Johannesburg (Panoramio)

Thomas bekerja di tempat pembuatan bir di kota Johannesburg, Afrika Selatan. Di tahun 1956, dia berjalan keluar dari sebuah kedai minuman di Johannesburg, lama kelamaan dia tersadar kalau dia sedang berjalan di daerah yang tak dikenalnya, yaitu New York, AS. Tak ada sedikitpun yang teringat bagaimana dia bisa berada di New York. Thomas sendiri mengaku tak memiliki paspor, sehingga tidak mungkin dia bisa masuk AS dengan pesawat.

6. Kasus Pesawat Tempur MiG-21

Pesawat MiG-21 (Theaviationist)

Peristiwa misterius lainnya terjadi di Distrik Militer Belarus tahun 1982. Pesawat MiG-21 lepas landas untuk memantau cuaca namun lalu menghilang dari layar radar. Pencarian pesawat yang hilang tersebut tidak membuahkan hasil. Anehnya, keesokan paginya pesawat tempur itu tiba-tiba telah aman mendarat di landasan pacu lapangan terbang. Tidak ada yang dapat menjelaskan kejadian ini, sang pilot sendiri pun berkata bahwa penerbangan hanya memakan waktu 12 menit.

7. Kasus teleportasi pria di Italia

Sungai Tiber (Panoramio)

Tahun 1999, seorang pria muda berkebangsaan Italia dibawa oleh polisi ke rumah sakit jiwa di New York. Pria ini ditemukan di stasiun kereta bawah tanah dan â??meng-intimidasiâ? para penumpang dengan berbicara dalam bahasa asing. Setelah investigasi lebih lanjut, ternyata pria ini sehat dan tidak gila, namun sangat ketakutan. Dia mengatakan kalau beberapa menit sebelumnya, dia sedang melihat refleksi wajahnya di Sungai Tiber, lalu tiba-tiba ada sinar terang yang muncul dan setelah itu dia berada di stasiun kereta bawah tanah New York.

8. Kasus Dr. Gerardo Vidal

Ilustrasi naik mobil (Athingforcars)

Kejadian ini terjadi pada awal bulan Mei tahun 1968. Dr. Gerardo Vidal dan istrinya sedang mengendarai mobil di kota Chaskomus, Argentina, tiba-tiba mereka hilang dalam sekejap. Teman dan saudaranya segera memulai proses pencarian namun tidak ada hasil. Dua hari kemudian, Dr. Gerardo menelepon dari Meksiko yang berjarak sekitar 6400 mil dari tempat dia terakhir mengendarai mobil. Dr. Gerardo tidak dapat menjelaskan apa yang terjadi, tapi dia ingat saat itu ada sinar terang yang menyilaukan matanya dan sekejap kemudian dia sudah berada di tempat aneh yang dia tidak ketahui.

9. Kasus Alfredo dan Paolo Pansini

Ilustrasi teleportasi (YouTube)

Setelah keluarga Pansini pindah rumah ke Ruvo, Italia di tahun 1901, mereka mulai melihat fenomena yang tak pernah mereka lihat sebelumnya. Seperti misalnya saat anaknya yang berumur 7 tahun, Alfredo Pansini tak sadarkan diri dan berkata-kata dalam bahasa asing. Alfredo juga dilaporkan sering menghilang secara tiba-tiba dan muncul di tempat atau kota-kota terdekat dengan muka linglung. Fenomena ini berlangsung selama tiga tahun sampai tahun 1904. Adik Alfredo bernama Paolo juga pernah menghilang dan ditemukan di atas kapal nelayan yang sedang berada di laut bebas.

10. Kasus Gil Perez

Kapal dari Filipina dan Gil Perez (Ancientpages)

Gil Perez adalah seorang prajurit abad ke-16 yang ditugaskan untuk menjaga sebuah istana di Manila, Filipina dimana sehari sebelumnya pemimpin Filipina dibunuh oleh perompak Tiongkok. Karena lelah, Perez bersandar di sebuah tembok untuk beristirahat sebentar. Ketika dia membuka matanya, dia sudah berada di sebuah tempat yang ia tidak pernah lihat sebelumnya. Bingung harus berbuat apa, dia terus berdiri menjalankan tugasnya sampai ditegur oleh seseorang. Ternyata Gil Perez berada di Meksiko. Saat interogasi berlangsung, Gil Perez bercerita tentang dirinya dan tentang pembunuhan pemimpin Filipina. Tentu saja, saat itu tidak ada telepon ataupun internet sehingga tidak ada cara bagi pemerintah Meksiko untuk mengetahui kasus pembunuhan ini. Gil Perez pun lalu dipenjara. Dua bulan kemudian, kapal dari Filipina berlabuh di Meksiko dan memberitakan tentang pembunuhan ini. Mereka juga berkata bahwa mereka mengenal Gil Perez dan terakhir melihatnya yaitu ketika Gil Perez sedang bertugas di istana Manila. (tom)