Vidi Aldiano (kompas)

Vidi Aldiano patut diacungi jempol usai dirinya mendapatkan triple platinum untuk penjualan album baru Persona di atas 250.000 keping. Vidi juga tak mengira Persona bisa laris manis di pasaran.

“Awalnya mengira 5-10 ribu sudah banyak. Tapi akhirnya terjual 250 ribu, itu jauh dari ekspektasi saya. Terus semangat berkarya di industri musik. Ini pertama kali. Dulu belum pernah. Sekarang udah digital banget ya. Ini penjualan CD bisa sampe 250 ribu aja udah sangat sujud syukurnya harus berapa kali. Karena targetnya cuman berapa gitu. 5000 keping, malah jadi 50 kali lipatnya,” ucap Vidi, seperti dilansir Bintang, Senin (30/1/2017)

Vidi Aldiano (kompas)

“Ini mukjizat buat gue ya. Ini jadi pacuan buat gue untuk tetap inget banyak orang yang mengapresiasi musik meski industri masih terus bergejolak. Kita sebagai musisi ga boleh patah semangat untuk berkarya,” sambungnya

Vidi menuturkan, kesuksesannya sebagai penyanyi tak lepas dari pendidikan yang ia tempuh di Berklee College of Music. Bahkan, wawasan musik Vidi semakin tajam dan pastinya luas.

“Di Berklee kan ngambil musik ya. Itu short course. Cuma beberapa bulan aja. Terus di Manchester kuliah S2-nya. Ya sesingkat itu aja dapat banyak networking ya. Dan ga hanya itu, Gue jadi banyak mencicipi banyak genre musik,” tutur Vidi

Vidi Aldiano (Kompas)

Tak hanya mendapatkan wawasan musik, Vidi juga lebih mengetahui beragam jenis musik dari berbagai negara selama belajar di Amerika. “Mereka seperti apa sih. Genre musik orang luar seperti apa. Mereka kan ga hanya orang Amrik doang. Namun juga ada Afrika, Hong Kong, Eropa, Amerika Selatan. Di situ Gue ngerasa genre musik yang Gue suka melebar. Terpengaruh tapi in a good way. Gue yang tadinya cuma dengerin musisi A, ini sampai dengerin yang Z,” urai Vidi

(nha)