Di saat bocah seusianya menghabiskan waktu untuk bermain, bocah bernama Ryan Hickman justru berbisnis. Meski usiany masih 7 tahun, Hickman sudah memiliki perusahaan dan penghasilan yang cukup fantastis bagi anak seumurannya.

Saat berusia 3,5 tahun, Hickman mengunjungi pusat daur ulang California, Amerika Serikat. Dari sana, dia menemukan misi hidupnya yakni mengumpulkan barang yang bisa didaur ulang sebagai sumber penghasilan.

Ryan Hickman (Ryan’s Recycling)

“Saya ingin memulai sebuah bisnis. Saya akan mengambil kaleng dan botol bekas dari semua orang di lingkungan saya,” kata Hickman saat pertama kali memutuskan untuk berbisnis, seperti dikutip dari CNN, Rabu (15/3/2017).

Alasan Hickaman memilih bisnis tersebut juga terbilang cukup mulia. Dia ingin melindungi makhluk hidup lain khususnya yang ada di laut dari kepunahan. “Karena botol-botol itu akan sampai ke laut dan hewan-hewan di sana yang memakannya akan sakit dan mati,” ujar Hickman.

Ryan Hickman (Ryan’s Recycling)

Hickman kini merupakan CEO, manajer, sekaligus pegawai dari perusahaan yang disebutnya sebagai Ryan’s Recycling, atau Perusahaan Daur Ulang Ryan. Sejauh ini dia sudah berhasil menggaet 50 pelanggan dan mengumpulkan lebih dari 200 ribu botol dan kaleng bekas untuk didaur ulang.

Menurut keterangan ayah Hickman, Damion, puteranya itu sudah memiliki tabungan sebesar USD 11 ribu atau sekitar Rp 147,2 juta yang dimasukkan ke rekening rencana pendidikan untuk kuliahnya kelak. Namun, Hickman berkeras membeli truk besar dengan tabungannya tersebut untuk memudahkan pekerjaannya.

Ryan Hickman (Ryan’s Recycling)

Selain bisnis daur ulang, Ryan juga menjual kaos dengan desain logo perusahaannya. Seluruh hasil penjualan akan disumbangkan ke badan amal binatang, Pacific Marine Mammal Center di Laguna Beach. Di sini Ryan juga menjadi duta besar bagi organisasi non profit yang fokus menyelamatkan paus, lumba-lumba, dan singa laut ini.

Salut untuk Ryan. (tom)