Persahabatan (health.com)

Sahabat dan teman. Banyak orang yang keliru mengartikannya dan menganggap kalau sahabat dan teman itu sama saja. Padahal keduanya berbeda loh JBers. Teman adalah sosok yang erat kaitannya dalam hidup kamu dan bisa kamu temui di lingkungan sosial seperti sekolah, kampus, kantor, hingga sekitar rumah. Saat kalian sudah saling mengenal secara dekat dalam waktu cukup lama, maka status teman akan diupgrade menjadi sahabat karena kalian sudah sama-sama tahu luar dalam masing-masing. Sangat jarang ada orang yang bisa mempertahankan persahabatan mereka selama bertahun-tahun karena mempertahankan persahabatan tidaklah mudah. Sekalinya kamu kehilangan sahabat, maka kamu akan susah menemukannya lagi. Oleh karena itu, kamu harus selalu menjaga dan mempertahankan persahabatanmu agar tetap awet dengan lima cara di bawah ini!

Selalu Ada Saat Senang dan Susah

Selalu Ada Saat Senang dan Susah(www.womentips.co)

Hal terpenting saat kamu memiliki sahabat adalah selalu ada saat sedih dan susah. Kita terkadang lupa dengan sahabat saat kita merasa senang dan bahagia, tapi selalu ingat saat kita sedang sedih dan susah karena biasanya kita akan mencurahkan semua keluh kesah pada sahabat. Banyak orang yang menganggap kalau hal tersebut lumrah. Tapi yang namanya sahabat itu selalu berbagi dalam susah dan senang. Sahabatmu pasti akan merasa sangat senang jika kamu selalu membagi moment bahagiamu dengannya. Ia akan merasa menjadi orang terdekat dalam hidupmu.

Tidak Boleh Membanding-bandingkan

Jangan Membanding-bandingkan Sahabat (huffpost.com)

Masing-masing orang pasti punya karakter dan sifat yang berbeda-beda, terutama sahabatmu dan sahabat orang lain. Jadi sebaiknya kamu tak pernah membanding-bandingkan sahabatmu dengan sahabat orang lain. Contohnya saja saat kamu sedang pergi nonton bersama sahabatmu lalu kamu menceritakan tentang sahabat orang lain yang sangat asik diajak karaokean bareng. Kamu mengatakannya kepada sahabatmu dengan sengaja karena dia tak pernah mau diajak karaokean. Nah, hal-hal seperti ini sebaiknya tak kamu lakukan. Sahabatmu pasti punya kelebihan yang tak dimiliki sahabat orang lain. Ungkapkan hal itu kepadanya agar dia merasa bangga menjadi sahabatmu.

Jangan Selalu Menuntut Sahabat

Jangan Menuntut Sahabat (psychologytoday.com)

Kebanyakan orang tak menyadari kalau selama ini mereka sedikit demi sedikit menuntut sahabatnya untuk mengikuti apa mau mereka. Pernah tidak kamu meminta sahabatmu untuk mengenakan pakaian atau sepatu atau tas yang sama denganmu agar kalian terlihat kompak seperti anak kembar. Atau saat kamu melihat sahabatmu berpakaian sembrono dan kamu selalu menyuruhnya untuk berpakaian lebih rapi agar kamu tak malu berjalan dengannya. Kalau kamu selalu menuntut sahabatmu seperti ini, kamu sama saja seperti sahabat possessif yang mengekang sahabatnya sendiri. Lama-kelamaan sahabatmu pasti akan kabur meninggalkanmu. Sahabat sejati adalah menerima apapun keadaan sahabatmu.

Jangan Jadikan Sahabat Sebagai Pelarian

Jangan Jadikan Sahabat Selabagi Pelarian (www.womenshealthmag.com)

Sahabat berada di urutan berapa dalam daftarmu? Jika kamu tak jadi pergi dengan pacar atau teman-temanmu yang lain, lantas kamu menghubungi sahabatmu untuk menemaninya karena tak ada lagi yang bisa kamu ajak. JBers, sahabatmu ini bukanlah ban serep yang bisa setiap saat kamu gunakan ya! Apalagi jika kondisinya, kamu pernah membatalkan janjinya denganmu karena pacarmu ngajak ngedate dadakan. Bayangkan saja perasaannya akan seperti apa. Jika menurutmu sahabatmu adalah orang yang penyabar dan mengerti akan dirimu, kamu jangan seenaknya memperlakukan dia. Bagaimanapun dia itu adalah sahabatmu, jadi jagalah perasaannya.

Sahabat Bukanlah Tempat Sampah

Jangan jadikan sahabat sebagai tempat sampah (www.leslievernick.com)

Pernah tidak kamu mengalami bad mood? Saat sedang bad mood, seringkali kamu main asal semprot alias marah-marah ke orang-orang di sekitarmu, terutama sahabatmu. Kamu tak boleh seenaknya seperti itu karena sahabatmu itu bukanlah tempat sampah yang bisa selalu kamu marahi dan gerutu ketika kamu mengalami bad mood. Sahabatmu juga pasti akan merasa kesal padamu karena kamu selalu melampiaskan amarahmu padanya. Jika hanya sekali dua kali sih dia pasti akan mengerti, tapi kalau sudah berkali-kali, pastinya kamu akan ditinggalkan sahabatmu.