Cara Memilih Waterproof Case yang Bagus (www.photogearetc.com)

Bagi kamu pecinta snorkeling dan diving, mengabadikan momen yang ada di dalam air adalah sebuah hal yang harus dilakukan karena keindahan pemandangan dalam air memang tiada tandingannya. Terumbu karang yang berwarna-warni serta ikan-ikan kecil dan biota laut lainnya seolah mampu menghipnotis kamu untuk mengambil gambar dalam air. Tak heran jika banyak orang yang suka snorkeling dan diving melindungi kamera mereka dengan waterproof case paling canggih dan oke. Tapi terkadang, waterproof case yang mereka miliki ini cukup mengecewakan karena hasil foto yang didapat ngeblur atau kamera yang digunakan tidak bisa dipencet saat kamu sudah terlanjur berada di dalam air. Sebelum memilih waterproof case, ada baiknya kamu membaca tips dari JadiBerita di bawah ini!

1.Waterproof Case Berbahan Polycarbonate

Waterproof Case Bahan Polycarbonate (www.accessorieslists.com)

Kamera sangat sensitif dengan air, jadi pastikan waterproof case yang kamu beli itu aman digunakan. Pilih waterproof case yang berbahan polycarbonate karena bahan ini sangat elastis sehingga bisa melindungi kameramu dari air. Polycarbonate juga memiliki warna bening yang tahan benturan. Jangan lupa untuk memilih waterproof case dengan sistem double protection di bagian pengunci yang berbentuk zip lock atau zipper.

2.Perhatikan Fitur yang Ada

Fitur Waterproof Case (flickr.com)

Saat memilih waterproof case, jangan lupa untuk memperhatikan fitur yang ada pada. Memotret di dalam air itu memang tidaklah gampang, oleh karena itu kamu memerlukan adanya tambahan fitur pada waterproof casemu. Ada beberapa fitur tambahan yang wajib ada pada waterproof case seperti tali gantung atau strap supaya kamu bisa mudah membawanya dengan mengalungkan di leher, touchscreen sensitif, dan juga kantong udara atau airbag yang akan menjaga kameramu tak akan tenggelam saat terlepas dari genggaman.

3.Sesuaikan dengan Kebutuhan

Sesuaikan dengan Kebutuhan (masdoniblog.files.wordpress.com)

Apapun barang yang akan kamu beli, selalu beli sesuai dengan kebutuhan. Tanyakan terlebih dahulu pada dirimu, apakah kamu akan menggunakan waterproof case ini untuk diving atau hanya untuk snorkeling karena waterproof untuk diving dan snorkeling berbeda loh JBers. Buat kamu yang sering snorkeling, maka gunakan waterproof case dengan standar IPX8, tapi jika kamu sering diving maka pilihlah standar yang lebih tinggi karena IPX8 hanya bisa digunakan pada kedalaman sekitar satu hingga dua meter saja.

4.Melakukan Test Drive

Test Drive Waterproof Case Sebelum Digunakan (rnudah.com)

Meski terdengar sepele, tapi test drive itu sangat penting loh JBers. Sebelum kamu gunakan langsung di lapangan, ada baiknya kamu melakukan test drive waterproof case terlebih dahulu. Caranya mudah kok. Ambil tisu lalu masukkan ke dalam waterproof case dan tutup rapat. Masukkan waterproof case tersebut ke dalam air secara perlahan, jika kamu melihat adanya gelembung-gelembung air yang muncul, itu tandanya waterproof case kamu bocor. Cek juga tisu yang ada dalam waterproof case, apakah tisu tersebut basah atau tidak. Jika kamu sudah test drive terlebih dahulu, kamu akan tahu kalau waterproof case yang sudah kamu beli bisa kamu gunakan di lapangan atau tidak.

5.Usahakan Beli yang Bergaransi

Waterproof Case Bergaransi (ytimg.com)

Kenapa harus membeli waterproof case yang bergaransi? Waterproof case bergaransi harganya memang lebih mahal dua kali lipat dibanding yang biasa, tapi coba bayangkan jika kamu sudah test drive di rumah, lalu tiba-tiba waterproof case yang kamu beli bocor, kamu bisa menggantinya atau menukarnya dengan yang baru. Waterproof case bergaransi juga lebih awet dan tahan lama kok JBers, jadi lebih baik membeli yang bergaransi agar bisa dipakai dalam waktu yang lama.

Sekarang kamu sudah tahu khan JBers bagaimana cara memilih waterproof case yang bagus. Semoga kamu bisa sukses mengambil hasil foto dalam air ya JBers! (jow)