Mobilitas yang tinggi membuat masyarakat modern jarang melakukan olahraga. Apalagi jika tumpukan pekerjaan sudah menunggu, maka kesehatan menjadi nomor dua. Padahal, tubuh yang sehat menjadi jaminan di hari tua kelak.

Jalan terbaik untuk membuat tubuh tetap bugar adalah dengan berolahraga di tempat latihan seperti gym. Di sana sudah tersedia berbagai peralatan olahraga yang membantu tubuh tetap bugar. Sebut saja, dumbbell, barbell, Kettlebells, Hyper extension bench, Sit up bench, Push up grip dan masih banyak lagi.

Tapi tahukah kamu sebelum semua benda modern itu dipakai, alat fitness pertama yang digunakan jauh lebih menarik? Dibanding alat fitness, alat-alat ini lebih mirip seperti seperti peralatan rumah sakit.

Dilansir dari Mirror, Selasa (23/5/2017), alat fitness ini diciptakan oleh Dr Gustav Zander pada 1892. Dr Gustav sendiri adalah seorang dokter dan ahli ortopedi dari Swedia yang mengakui adanya hubungan antara tenaga dan kesehatan secara menyeluruh.

Lahir pada 1835, sejak kecil memiliki kecintaan terhadap pembentukan otot. Aktivitas ini sudah ia lakukan ia belajar di sekolah kedokteran pada 1860-an awal. Ia yakin, otot perlu dibangun secara bertahap sepanjang waktu. Oleh sebab itu dibutuhkan mesin khusus yang akan meniru sistem dan metode gerakan yang telah digunakan manusia selama berabad-abad. Dari sinilah alat fitness itu terinspirasi.

Dan sejak awal, alat fitness ini memang ditargetkan untuk kelas atas. Dengan alat ini, orang-orang kaya itu, bisa berlatih secara terpisah dan mendapatkan pengalaman latihan yang berbeda dari para kelas pekerja. Pada awal abad ke-20, alat ini tersebar luas di AS.

Saat pertama kali diproduksi, konsep alat tersebut begitu sederhana, hingga ditambahkan piston uap pada 1868 dan motor listrik beberapa tahun berikutnya.

Berikut ini foto-foto alat fitness pertama di dunia, yang kini disimpan dengan baik di National Museum of Science and Technology di Stockholm, Swedia. (tom)