Warga muslim di Finlandia Utara buka puasa saat matahari belum terbenam (Tribunnews)

Di bulan Ramadan, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama satu bulan penuh. Pada momen penuh berkah ini juga umat Muslim berlomba-lomba dalam beribadah dan berbuat kebaikan. Selain itu, menjauhkan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa pun dirasa sangat penting.

Namun, ada banyak hal yang sering dianggap bisa membatalkan puasa padahal nyatanya tidak, lho. Tak heran memang mengingat kita perlu melakukan hal yang terbaik dalam beribadah di bulan suci ini. Meski demikian, kamu mesti memastikan untuk mengetahui dengan pasti soal apa yang bisa dan tidak membatalkan ibadah tersebut. Sebab, jika tidak kamu bisa saja membuat puasa kamu tidak afdal.

Kali ini JadiBerita uraikan mitos-mitos yang dianggap membatalkan puasa padahal sebenarnya tidak berpengaruh sama sekali, seperti dilansir dari Bintang. Mari simak ulasannya berikut ini.

1. Menyikat gigi.

Republika

Menahan lapar dan haus dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari bisa membuat bau mulut. Mau sikat gigi tapi takut membatalkan puasa. Tak perlu khawatir, JBers. Sebab menyikat gigi saat kamu berniat puasa nyatanya tak membuat puasamu batal. Asalkan air dan pasta gigi yang digunakan tak tertelan. Kamu bisa tetap menjaga kesegaran mulut saat berpuasa dengan tetap menyikat gigi.

2. Berkumur dan memasukkan air lewat hidung.

Saat berwudhu tentu kita mesti berkumur dan memasukkan air lewat hidung. Apakah ini membatalkan puasa? Sebenarnya ini sama dengan sikat gigi, boleh dilakukan asal tak berlebihan dan mengakibatkan air tertelan. Jadi, pelan-pelan saja kalau kamu ingin berkumur dan memasukkan air ke hidung saat berwudu.

3. Berenang.

leisurecentre.com

Masyakarat kerap menganggap berenang sebagai salah satu hal yang membatalkan puasa Ramadan. Namun nyatanya, puasamu tak batal hanya karena berendam atau berenang. Namun, tetap saja puasamu akan batal jika meminum dan menelan airnya dengan sengaja.

4. Mencicip makanan.

hswstatic.com

Buat kamu yang gemar memasak, tentu sering kali ragu bagaimana rasa masakanmu. Mau mencicipi takut puasamu batal. Mencicip makanan nyatanya sah-sah saja, kok. Asal hanya sampai di lidah. Setelah terasa, kamu harus cepat-cepat meludah agar masakan tersebut tak masuk ke kerongkongan.

5. Suntik dan tetes mata.

meetdoctor.com

Menggunakan obat tetes mata diperbolehkan selama puasa karena mata dianggap bukan merupakan lubang yang berhubungan langsung dengan rongga perut. Beda hal ketika kamu harus mengonsumsi tablet. Suntikan, tambalan, obat tetes telinga dan mata tak membatalkan puasa, selama itu bukan makanan atau minuman (meski ada perbedaan pendapat antar muslim mengenai hal ini). Hukum Islam mengatakan orang sakit tak diharuskan berpuasa.