Meskipun teknologi telah berkembang sedemikian rupa dalam berbagai aspek, nyatanya masih banyak ditemukan kesenjangan jenis kelamin (gender gap) di dunia kerja. Buktinya, keterlibatan wanita dalam bidang Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM) di dunia kerja masih didominasi oleh pria. Walau demikian, para wanita pun terus ‘mengepakkan sayap’ di industri ini.

Salah seorang wanita muda yang terjun di bidang ini adalah Syiki. Dirinya saat ini tercatat sebagai satu-satunya wanita dalam GE Aviation Indonesia, sebuah perusahaan industri digital dunia. Melansir dari Good News From Indonesia, di sana ia bekerja sebagai Fleet Support Engineer (FSE) di Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF Aero Asia).

Tugasnya di sana pun cukup banyak, diantaranya memastikan bahwa pesawat yang akan terbang memiliki informasi yang benar tentang mesin, memberikan bantuan teknis dan pemecahan masalah pada mesin, meninjau dan menganalisa jika terjadi malfungsi pada mesin, serta mendukung perbaikan proses Commercial Field Service sesuai kebutuhan.

Tak hanya itu saja, perannya di GE yang paling penting ialah memastikan bahwa pesawat-pesawat customer yang dioperasikan oleh engine-nya GE itu terbang sesuai dengan jadwal mereka. Masih dikutip dari sumber yang sama, Wanita lulusan Kazan State Technical University, Rusia ini berujar bahwa pekerjaan yang digelutinya ini sangat menarik. Apalagi perusahaannya itu lebih menilai kemampuan seseorang dari peran dan profesionalisme, bukan memandang gender seseorang. Ia menambahkan bahwa GE benar-benar demokratis dan mengerti betul terkait prosedur penerbangan dan engine itu sendiri.

Kerja kerasnya di dunia ini pun terbayar saat ia meraih GE Beliefs Awards 2017 di kategori Customer Determine Our Success. Wanita asal Jakarta ini juga pernah dikirim ke Amerika Serikat untuk mengikuti training untuk pengembangan soft skill dan influencing skill. Hebat, ya?

Tak hanya berbakat di bidang STEM, Syiki juga punya wajah cantik dan sangat cerdas, lho. Terbukti setelah lulus dari sekolah terfavorit di Jakarta, SMAN 8 Jakarta ia langsung mendapat beasiswa dari pemerintah Rusia dan menjadi best student, lho. Oiya, tahun 2016 dirinya terpilih jadi None Jakarta Barat juga! Lihat yuk potret teknisi cantik dan inspiratif berikut ini.