Danau Kaco, Kerinci, Jambi

Berwisata ke sebuah tempat adalah kegiatan yang menyenangkan bagi semua orang disaat ada waktu luang. Berlibur ke tempat wisata juga bisa menjadi sebuah hobi yang menyenangkan serta menantang bagi sebagian besar orang. Bagi para traveler, mengunjungi tempat wisata yang baru dan belum banyak orang yang tahu adalah sebuah pencapaian yang sangat bagus. Biasanya tempat wisata yang masih baru dan sepi pengunjung akan membuat kita lebih nyaman dan tenang. Selain itu, kita bisa lebih menikmati pemkamungan dan suasana tempat wisata tanpa harus diganggu oleh wisatawan lain.

Di Indonesia banyak sekali tempat wisata yang baru dan belum terjamah. Selain karena tempatnya yang tersembunyi, akses jalan untuk menuju kesana juga tergolong sulit dan membutuhkan perjuangan. Bagi kamu yang ingin mencari surga tersembunyi ini, berikut ini ada 5 destinasi wisata terbaru 2017 yang masih sepi pengunjung dan sangat layak kamu kunjungi.

1. Danau Kaco, Kerinci, Jambi

Danau Kaco, Kerinci, Jambi

Bagi yang ingin mencari surga tersembunyi di Jambi, inilah yang harus kamu kunjungi. Danau Kaco memiliki keindahan yang jarang kamu temukan di wilayah lainnya di Indonesia. Hal ini disebabkan danau ini mampu memancarkan cahaya pada malam hari saat bulan purnama tiba. Pengunjung yang berkunjung ke tempat ini bahkan rela berkemah di sekitar danau untuk menikmati pemkamungan ini pada malam hari. Danau Kaco ini memiliki arti kaca dalam bahasa Jambi. Danau yang berlokasi di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Jambi ini memiliki luas yang hanya sekitar 30 meter persegi saja.

Meskipun tidak terlalu luas, danau ini tampaknya memiliki kedalaman yang cukup dalam. Hal ini bisa dibuktikan dengan warna air yang berwarna kebiruan. Namun belum ada yang mengetahui berapa kedalaman danau ini. Untuk mencapai danau ini, pengunjung harus rela melakukan perjalanan yang lama dan penuh perjuangan. Dari kota Jambi, kamu harus melakukan perjalanan selama kurang lebih 10 jam menuju ke Sungai Penuh, selanjutnya dilanjutkan menuju ke Desa Lempur yang memakan waktu 45 menit dan hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua.

Setelah sampai di desa Lempur, perjalanan dilanjutkan menuju ke hutan dengan waktu tempuh selama 4 jam. Waktu tempuh yang sangat lama dan melelahkan serta akses jalan yang tidak mudah membuat danau ini sepi pengunjung. Jadi apabila kamu ingin mencari ketenangan sambil melihat pemkamungan yang sangat indah, silakan datang dan cari keberadaan danau Kaco.

2. Air Terjun Telun Berasap, Kerinci, Jambi

Air Terjun Telun Berasap, Kerinci, Jambi

Masih di Jambi, kamu bisa menikmmati keindahan air terjun Telun Berasap yang masih perawan. Mengapa dinamakan Telun Berasap? Ini dikarenakan air terjun ini memiliki debit air yang cukup tinggi sehingga kabut air selalu menyelimuti air terjun ini dan membentuk seperti asap. Keindahan lain air terjun ini adalah adanya pelangi yang dapat dengan mudah kamu temui ketika berkunjung ke sini. Namun untuk mengunjungi tempat ini tidaklah mudah. Kamu harus melewati belantara hutan dengan cara berjalan kaki serta harus memakan waktu yang tidak sedikit. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan air yang cukup deras. Selain itu, air terjun ini dikelilingi oleh lebatnya pepohonan sehingga membuat air terjun Telun Berasap semakin indah. Untuk menikmati keindahannya, ada 2 pilihan terbaik yakni dengan duduk santai di atas air terjun yakni di gubuk yang sudah disediakan atau duduk di bebatuan dekat air terjun.

3. Pulau Tando, Nusa Tenggara Barat

Pulau Tando, Nusa Tenggara Barat

Lokasi pulau ini sangat terpencil dan sangat jarang orang yang mengetahui pulau ini. Pulau Tandomasih termasuk dalam Kota Bima dan merupakan pulau yang sangat indah untuk dikunjungi. Di Pulau Tando terdapat pantai pasir putih yang sangat indah dan tidak boleh kamu lewatkan ketika berkunjung ke sini. Pulau ini masih sangat sepi pengunjung sehingga sangat pas untuk kamu yang ingin mencari ketenangan. Berwisata di pulau Tando akan terasa seperti memiliki pulau pribadi karena lokasinya yang sangat terpencil. Di pulau ini hanya terdapat fasilitas bungalow yang sangat sederhana dan kamar mandi. Ada tips untuk mengunjungi pulau ini yakni berkunjunglah pada bulan November sampai Maret karena di bulan inilah pulau ini sangat sepi pengunjung.

4. Pulau Peucang, Banten

Pulau Peucang, Banten

Untuk kamu yang sedang mencari surga tersembunyi yang tak terlalu jauh, mungkin Pulau Peucang adalah jawabannya. Berada di selat Panaitan, timur Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten, Pulau Peucang menawarkan berwisata yang menyenangkan. Untuk menuju pulau ini, wisatawan memerlukan waktu tempuh yang cukup lama serta akses yang cukup sulit. Selain itu, biaya untuk menyebrangi pulau juga tergolong tinggi mencapai 1,5 juta rupiah untuk menuju pulau menggunakan perahu. Pulau Peucang menjadi perhatian khusus setelah mendapatkan label warisan dunia UNESCO karena memiliki kekayaan flora dan fauna yang beragam. Di pulau ini, kamu bisa menemukan berbagai binatang liar seperti kera, burung merak, dan lainnya. Selain pantainya yang indah, terdapat spot untuk menikmati sunset yakni berada di bagian utara pulau.

5. Pulau Pombo, Ambon

Pulau Pombo, Ambon

Surga tersembunyi di Ambon ini layak kamu kunjungi apabila kamu sedang mencari tempat wisata yang sepi pengunjung. Terletak di Kecamatan Salahhutu, Maluku Tengah, Pulau Pombo menawarkan wisata di pulau tak berpenghuni bak surga dunia. Di sini, wisatawan dapat menikmati indahnya pantai dan pemkamungan bawah laut pulau Pombo. Untuk menuju ke pulau ini, wisatawan membutuhkan waktu sekitar 20 menit perjalanan dari kota Ambon.

Untuk menyeberang ke Pulau Pombo, kamu bisa menggunakan speedboat dengan tarif sekitar 500 ribu rupiah. Ketika sampai ke Pulau ini, perasaan yang akan kamu rasakan adalah seperti memiliki pulau pribadi. Kamu bisa melakukan berbagai aktifitas di sini seperti bermain pasir pantai, snorkeling, atau diving.

Demikianlah 5 destinasi wisata terbaru 2017 yang masih sepi pengunjung. Untuk mengunjungi destinasi wisata tersebut, jangan lupa untuk siapkan budget lebih karena perjalanan menuju tempat wisata tersebut akan membutuhkan biaya yang cukup mahal, mengingat aksesnya yang sulit. (jow)