Dikelilingi banyak hutan dan terdapat banyak flora dan fauna di Indonesia, membuat negeri ini memiliki keunikan dan daya pikat tersendiri. Sejumlah hutan alami tersebut kemudian ada yang dijadikan taman nasional sebagai pelestarian flora dan fauna. Saat ini setidaknya tercatat lebih dari 50 Taman Nasional dari Sabang hingga Merauke. Semua Taman Nasional itu menjadi cerminan keindahan alam Indonesia.

Nah, dari semua Taman Nasional tersebut, kesemuanya memang memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Namun, JadiBerita sekarang sudah mengumpulkan 5 Taman Nasional yang memiliki pemandangan paling menawan dan eksotis seperti dilansir dari berbagai sumber. Apa saja? Simak yuk ulasannya berikut ini.

1. Taman Nasional Gunung Leuser.

Taman Nasional Gunung Leuser menyandang 2 status yang berskala global yaitu sebagai Cagar Biosfer pada tahun 1981 dan sebagai World Heritage pada tahun 2004. Kedua status tersebut ditetapkan oleh UNESCO dan World Heritage Committee atas usulan pemerintah Indonesia setelah melalui rangkaian proses seleksi yang ketat. Taman Nasional yang terletak di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara ini terdapat binatang-binatang yang hidup bebas berkeliaran diantaranya badak Sumatra, gajah Sumatra, orang utan, hingga beruang madu. Selain itu, saking luasnya Taman Nasional Gunung Leuser, di dalamnya terdapat beberapa jenis hutan dan cagar alam. Mengutip situs resmi pariwisata Indonesia, hutan-hutan yang ada di sana adalah hutan bakau, hutan rawa, hutan hujan dataran rendah, hutan lumut, dan hutan subalpine.

2. Taman Nasional Kerinci Seblat.

Masih di Pulau Sumatera ada Taman Nasional yang begitu memesona yaitu Taman Nasional Kerinci Seblat. Taman nasional terbesar di Sumatera ini memiliki luas wilayah sebesar 13,750 kmĀ² dan membentang ke empat provinsi yaitu Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu dan Sumatera Selatan. Terdapat flora dan fauna langka hidup dan bertumbuh di sini. Beberapa binatang liar yang ada di taman nasional ini yakni Harimau Sumatera, badak Sumatera, gajah Sumatera, macan dahan, tapir Melayu hingga beruang madu. Tak hanya itu, masih ada sekitar 370 jenis burung yang hidup di kawasan taman nasional Kerinci Seblat. Bunga raksasa Raflesia Arnoldi juga bisa anda jumpai di taman ini.

3. Taman Nasional Way Kambas.

Taman Nasional Way Kambas dikenal sebagai tempat perlindungan gajah. Terletak di daerah Lampung tepatnya di Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur ini merupakan kawasan Taman Warisan ASEAN ke-4 di Indonesia atau ke-36 di ASEAN. Penetapan kawasan konservasi menjadi Taman Warisan ASEAN merupakan salah satu upaya melestarikan kawasan di wilayah Asia Tenggara, yang dikenal dengan keanekaragaman hayati dan tingginya nilai ekosistem.

4. Taman Nasional Wakatobi.

Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara ini menjadi surga bawah laut di Tanah Air. Keindahan dan kekayaan kawasan Taman Nasional Wakatobi sudah terkenal di mancanegara, terutama setelah Ekspedisi Wallacea dari Inggris pada tahun 1995 yang menyebutkan bahwa kawasan di Sulawesi Tenggara ini sangat kaya akan spesies koral. DiTaman Nasional Wakatobi terdapat 750 dari total 850 spesies koral yang ada di dunia. Konfigurasi kedalamannya bervariasi mulai dari datar sampai melandai ke laut dan di beberapa daerah perairan terdapat yang bertubir curam. Bagian terdalam perairannya mencapai 1.044 meter.

5. Taman NASIONAL KOMODO.

Taman Nasional Komodo merupakan Taman Nasional Komodo merupakan habitat terakhir naga dunia, Komodo. Taman Nasional Komodo termasuk dalam wilayah dua provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat ini memiliki luas wilayah sekitar 1.817 kilometer persegi, meliputi daratan dan lautan. Pada 1991, Taman Nasional Komodo juga masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Selain itu, pada tahun 2011, Taman Nasional Komodo pernah dinobatkan menjadi calon pemenang 7 Keajaiban Dunia Baru. Menariknya lagi, kawasan ini termasuk dalam Coral Triangle, sehingga memiliki kekayaan laut tertinggi di dunia. Terletak di kawasan Indonesia bagian Tengah, Laut Sawu, dan Flores yang mengitari Taman Nasional Komodo sendiri bak Hutan Amazon di dasar lautan, dengan kekayaan 76 persen spesies laut dunia.