Mimpi terbesar seorang musisi adalah bisa mengharumkan nama bangsa dikancah internasional. Mereka berlomba-lomba untuk dapat dikenal di dunia. Musisi Indonesia yang sudah Go International memang sudah banyak, sebut saja Anggun C Sasmi, White Shoes & The Couples Company, Mocca, Agnez Mo, Maliq D’Essential, hingga NOAH.

Tapi apakah kamu tahu, ternyata, ada juga lho, musisi kelas dunia yang tinggalnya bukan di Indonesia tapi mempunyai darah keturunan Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan membuat kamu tak menyangka orang itu punya darah Indonesia, lho. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini sederet musisi dunia yang dalam tubuhnya mengalir darah Nusantara.

1. The Tielman Brothers.

The Tielman Brothers sangat populer di Belanda pasa masanya yakni 80-90an. Grup musik ini berisi lima bersaudara yang memiliki perpaduan musik Indonesia dan Barat dan berakar dari keroncong. Sang ayah, Herman Tielman berasal dari Kupang dan sang ibu Flora Lorine Hess berasal dari Semarang.

2. Coco LEE.

Buat kalian salah satu penggemar film Disney di era 90-an, kalian pasti tahu betapa terkenalnya perempuan ini. Coco Lee terkenal secara global usai menyanyikan soundtrack film animasi dari Walt Disney Mulan yang berjudul ‘Reflection’ untuk versi bahasa Mandarin dan bahasa Inggris yang berhasil merajai tangga lagu di Amerika. Penyanyi yang sekarang berusia 40 tahun ini rupanya memiliki Ayah berasal dari Indonesia dan ibu dari Hongkong. Coco Lee menjadi orang pertama dan satu-satunya dari etnis Cina di Amerika yang bisa tampil untuk Oscar untuk menyanyikan lagu yang saat itu dinominasikan “A Love Before Time” dari film ‘Crouching Tiger, Hidden Dragon’. Keren, ya!

3. Jessica Mauboy.

Jessica Hilda Mauboy adalah seorang penyanyi Australia yang menjadi runner-up pada musim keempat Australian Idol. Siapa sangka, penyanyi yang juga penulis lagu ini terlahir dari seorang ayah yang berasal dari Indonesia dan sang ibu berasal dari Australia keturunan Inggris dan Amerika. Kalau diliat-liat, wajah Jessica juga sedikit Indonesia banget, lho!

4. Joni Anwar.

Joni Anwar, juga dikenal sebagai Joni Raptor adalah seorang penyanyi dan pemeran Thailand. Ia dilahirkan di Bangkok dan memiliki keturunan Indonesia dan Skotlandia. Ia mulai karier menyanyi dengan duo rap Raptor bersama Louis Scott. Sebagai solois yang bermain gitar, ia telah hasilkan tiga album berbahasa Thailand. Ia membintangi sejumlah iklan televisi. Adiknya bernama Anan Anwar juga berkecimpung di industri musik Thailand.

5. Dougy Mandagi.

Dougy Mandagi sangat terkenal di kalangan anak indie. Lelaki bersuara merdu kelahiran Manado ini bisa dibilang cukup sukses menjadi ‘frontman’ bersama grup band yang dibentuknya di Australia bernama The Temper Trap. Mengusung musik pop indie, pencapaian terbesar band ini adalah ketika lagu “Sweet Disposition” dijadikan soundtrack film “500 Days with Summer” yang dibintangi Joseph Gordon Levitt. Entah karena memang lagunya yang enak atau memang cocok dengan jalan cerita filmnya, tembang “Sweet Disposition” berhasil merajai posisi chart musik di Inggris, Irlandia dan Belgia.