Jamu adalah salah satu warisan budaya Indonesia. Obat tradisional alami yang secara turun temurun dan dipercaya mampu memberi manfaat kesehatan bagi penikmatnya. Sebelum perkembangan dunia medis, leluhur kita sudah mempercayakan kesehatan pada jamu dan kerokan.

Lalu, bagaimana jadinya jika jamu tradisional Indonesia dan kerokan ini dijajal oleh para bule? Tentu saja reaksinya tak akan sama dengan orang Indonesia yang sudah terbiasa melakukan hal ini.

Dalam video yang diunggah Fix Productions, 6 orang bule diminta mencoba tiga jenis jamu berbeda. Selain itu mereka juga diajak mencoba kerokan. Diny (Brazil), Linda (Jerman), Christoph (Jerman), Guillem (Catalunya – Spanyol), Filipo (Italia), Amelie (Amerika Serikat) memberi reaksi beragam yang menggelitik bagi penonton.

Pertama para bule itu mencicipi jamu yang terbuat dari kecap manis dan jeruk nipis. Jamu ini berkhasiat untuk menyembuhkan nyeri tenggorokan dan batuk. Para bule itu ada yang tidak doyan, namun ada yang bilang jamu ini lumayan enak dan bikin seger.

huek02-a51ed0ceefa6369deb92f81cf70a5038.gif

Berikutnya para bule mencicipi jamu beras kencur. Beras kencur biasanya diberikan untuk meningkatkan nafsu makan, mengurangi keletihan, pegal-pegal dan meningkatkan vitalitas pria. Menurut para bule ini, rasa dari jamu beras kencur hambar, dan ada juga yang tak mampu menghabiskan jamu tersebut.

huek07-b9058ff5f07a9a6ff3228c75f90c2bc8.gif

Lalu para bule ini akan mencicipi temulawak. Jamu ini disajikan sebagai obat untuk penyakit jantung, arthritis, masalah pencernaan, kolesterol dan bahkan beberapa jenis kanker. Dari aroma saja rupanya para bule ini sudah tidak tahan, dan benar saja, mereka tidak doyan dengan jamu ini.

huek08-0cc8a24ce8f2fd6a4a28ffbbe84333e0.gif

Terakhir, para bule ini akan mencoba kerokan. Rupanya, para bule ini cukup menyukai sensasi dikerok, meskipun mereka kaget dengan bekas kerokan yang nggak bakal hilang sebelum 2 minggu.

Berikut ini videonya.

(tom)