Mahasiswa Indonesia kembali meraih prestasi membanggakan di tingkat internasional. Kali ini, raihan prestasi itu disabet oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Padjajaran (Unpad).

Kelompok paduan suara tersebut berhasil menggondol juara pertama dan juara kedua dalam ajang internasional bertajuk 54th International Competition of Choral Singing di Kota Spittal an der Drau, Austria.

PSM Unpad di Montreux Choral Festival (Indonesiaproud)

Dua juara yang diraih PSM Unpad ini berada dalam kategori yang berbeda. Kejuaraan pertama, kelompok PSM ini memenangi kategori Folksong. Sedangkan juara dua diraih berdasarkan kategori Choral Works. Bersama tim misi kebudayaan Indonesia Kirana 2017, PSM dari Bandung ini bersaing dengan paduan suara dari berbagai belahan dunia seperti Amerika Serikat, Slovenia, Jerman, hingga Afrika Selatan.

“Kemenangan ini patut disyukuri oleh kami semua. Perjuangan kami selama enam bulan terakhir terbayar tuntas di atas panggung, sehingga kami berhasil mengalahkan paduan suara Eropa,” ujar Ketua Pelaksana Misi Kebudayaan Indonesia Kirana 2017, Fernandes seperti dilansir dari laman Unpad, Selasa (18/7/2017).

Menurut Fernandes, perjuangan mereka tidaklah mudah. Pasalnya, setiap negara hanya diberi satu tempat dalam kompetisi tersebut. Dari seleksi ketat antar paduan suara dari Indonesia, PSM dari Unpad berhasil lolos seleksi dan meraih dua kemenangan sekaligus bagi Indonesia.

PSM Unpad (Unpadchoir)

Bukan hanya dua kejuaraan yang disebutkan tadi, paduan suara yang mewakili Indonesia ini juga mendapat penghargaan Best Interpretation of Brahms atas penampilannya saat membawakan lagu wajib “Es Geht Ein Wehen”.

Usai kompetisi ini, mahasiswa yang tergabung dengan PSM Unpad juga menggelar konser di Wina, Austria. Di konser itu, mereka membawakan lagu-lagu tradisional Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan budaya Indonesia ke mata internasional, khususnya di Austria.

Teruska perjuanganmu, kawan. Semoga makin bisa dikenal dunia. (tom)