Mungkin sering kita dengar istilah untuk mengungkapkan sesuatu yang berukuran besar dengan istilah ‘segede gaban’. Namun tahukah kamu dari mana istilah itu berasal?

Sebelum mengetahui asal usul istilahnya, tentu kita harus tahu dulu apa atau siapa itu Gaban. Gaban (aslinya ditulis Gavan) merupakan tokoh superhero, atau istilahnya tokusatsu asal Jepang, yang mengenakan kostum berwarna perak dan dilengkapi dengan peralatan canggih. Tokoh ini populer pada era 80-an.

Gaban (Millionfoldcuriosity)

Layaknya serial tokusatsu yang dulu dibuat untuk konsumsi anak-anak, kisah Gaban tak jauh dari seorang jagoan membasmi kejahatan dan membela yang benar. Tiap episodenya selalu berakhir dengan tokoh Gaban berhasil mengalahkan monster-monster lawannya.

Lalu kenapa disebut Gaban, bukan Gavan sesuai aslinya? Hal ini dikarenakan orang Jepang tak bisa melafalkan huruf ‘V’, dan akhirnya mereka menggantinya dengan huruf ‘B’, seperti dalam Gaban ini.

Setelah tahu siapa itu Gaban, kini kita kembali ke istilah segede Gaban. Ukuran Gaban sebenarnya tidak besar, melainkan seperti ukuran manusia normal, lalu kenapa disebut segede Gaban?

Rupanya, dilansir jadiBerita dari berbagai sumber, istilah ini bermula dari dibuatnya patung Gaban berukuran 11 meter di tempat rekreasi Dunia Fantasi alias Dufan, yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. Patung tersebut dibuat sekitar tahun 80an hingga 90an. Dari situ, Gaban seolah dijadikan standar ukuran raksasa oleh orang Indonesia. Untuk menggambarkan sesuatu yang berukuran besar, maka digunakanlah istilah segede Gaban.

Patung Gaban di Dufan (Fakta4)

Ada pula versi lain yang menyebutkan bahwa istilah segede Gaban itu berasal dari robot naga bernama Dol yang membantu Gaban dalam tiap episodenya. Ukuran Dol ini sangat besar jika dibandingkan dengan Gaban.

Gaban naik robot naga (Fakta4)

Saat ini memang patung Gaban sudah tak ada lagi di Dufan, namun setidaknya kita masih bisa mengenang sosok Gaban yang pernah hadir di Indonesia melalui istilah segede Gaban. (tom)