Bu guru bertampang manis ini mendadak jadi obrolan ramai. Hal ini dikarenakan namanya yang unik. Nama dari salah satu guru di SMK 1 Kota Magelang yang mengajar Bahasa Jawa ini adalah Kukira Januari.

Ira, nama panggilan Kukira Januari, mengaku tidak mengetahui bagaimana foto KTPnya bisa tersebar. Dia merasa tidak pernah menggunggah kartu identitasnya itu ke media sosial sampai menghebohkan netizen. “Saya tidak tahu siapa yang upload, tiba-tiba heboh aja,” kata Ira dikutip dari Kompascom, Jumat (11/8/2017).

Kedua orang tuanya, Dwi Saleh dan Nani Suprapti menyematkan nama unik tersebut karena Kukira yang akrab disapa Ira ini diperkirakan lahir pada bulan Januari. “Hasil USG memperkirakan HPL (Hari Perkiraan Lahir) saya bulan Januari, tapi ternyata bulan Desember sudah lahir,” ujar Ira.

KTP Kukira Januari (Kompas)

Awalnya ia diberi nama Elvira Januari sampai duduk di bangku taman kanak-kanak (TK). Akan tetapi, menurut Ira, nama Elvira dianggap memiliki makna kurang baik, sehingga orang tuanya mencari nama lain sebagai pengganti.

“Lalu bapak tercetus nama Kukira yang artinya kelahiran saya dikira bulan Januari, eh ternyata Desember,” kata warga Perum Depkes Blok D Magelang ini.

Ira kemudian menceritakan, saat masuk sekolah dasar (SD), ia merasa biasa-biasa saja dengan nama unik yang dimiliki. Teman-teman sekolahnya juga tidak merasa aneh dengan nama tersebut.

Justru yang merasa aneh, menurut Ira, adalah orang lain yang lebih dewasa ketika pertama kali melihat tulisan nama di dada (name tag). Satu saat, Ira naik angkot dan para penumpang melihat nama di name tag-nya yang unik. “Ketika itu para penumpang tersenyum-senyum sendiri membaca nama saya. Katanya nama saya unik dan lucu. Saya sih cuek saja,” tutur perempuan berhijab ini sambil tersenyum.

Kukira Januari (Kompas)

Keunikan namanya ini tak membuatnya minder. Alumni Jurusan Bahasa Jawa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini justru merasa lebih percaya diri dan merasa seperti artis yang terkenal. Meskipun tidak jarang namanya menjadi bahan lelucon rekan-rekannya.

“Sempat saya komplain ke ibu dan bapak, tapi bapak bilang justru saya harus bangga, karena hanya ada satu nama Kukira di dunia. Saya pun diam dan menerimanya saja sampai sekarang. Kalau ada yang jahil, saya senyumin aja,” katanya.

Meski namanya unik dan lucu, Ira tidak lantas memberi nama anaknya dengan nama yang unik pula. Ia menyematkan nama Qinaa Muhammad untuk anak semata wayangnya yang saat ini masih berusia 9 bulan. (tom)