Nama-nama pahlawan pejuang kemerdekaan Indonesia banyak digunakan untuk nama jalan di Indonesia. Namun tidak sedikit juga nama tokoh-tokoh Indonesia yang juga digunakan untuk nama jalan di luar negeri. Berikut adalah 5 tokoh pejuang Indonesia yang dijadikan nama jalan di luar negeri, seperti dilansir jadiBerita dari berbagai sumber.

1. R.A. Kartini

R.A. Kartinistraat (Google Maps)

Pemerintah Belanda memberikan sebuah apresiasi kepada R.A. Kartini yang memperjuangkan harkat dan martabat wanita Indonesia dengan memberikan namanya di jalan Belanda, tepatnya di daerah Amsterdam. Di sana ada markah jalan bertuliskan R.A. Kartinistraat. Jalan ini terletak di kawasan Amsterdam Zuidoost atau yang dikenal dengan sebutan Bijlmer. Selain Amsterdam, nama jalan R.A. Kartini juga ada di kawasan Harleem dan Utrech.

2. Sukarno

Soekarno Square di Pakistan (Google Maps)

Nama presiden Sukarno begitu disegani serta dihormati di dunia. Salah satunya di Maroko. Kerja sama antara Indonesia dan Maroko membuat Raja Maroko yaitu Muhammad V memberikan sebuah apresiasi dan penghargaan dengan memberikan satu jalan di ibukota Maroko, Rabat dengan nama Rue Soekarno. Bukan hanya Maroko, Mesir juga ambil bagian dalam mengabadikan nama sang proklamator kemerdekaan Indonesia ini sebagai nama jalan Ahmed Sokarno St. Selain itu, ada dua tempat di Pakistan yang dinamai dengan nama beliau, yakni Soekarno Square Khyber Bazar di Peshawar dan Soekarno Bazar di Lahore.

3. Sutan Syahrir

Sjahrirstraat (Kompasiana)

Sutan Syahrir atau dalam ejaan lama Soetan Sjahrir adalah salah satu tokoh perintis, intelektual, dan revolusioner kemerdekaan Indonesia. Nama Soetan Sjahrir diabadikan sebagai nama jalan yang dapat ditemukan di tiga tempat berbeda di Belanda yaitu Sjahrirstraat di kota Leiden, Sjahrirsingel di Kota Gouda, dan Sutan Sjahrirstraat di kota Haarlem (tak jauh dari Kartinistraat dan Hattastraat).

4. Moh. Hatta

Muhammed HattaStraat (Google Maps)

Moh. Hatta yang juga dikenal sebagai bapak koperasi Indonesia ini memainkan peran penting dalam kemerdekaan Indonesia bersama Sukarno. Berkat popularitasnya tersebut pemerintah Belanda memberikan sebuah penghargaan kepada Bung Hatta, yakni mengabadikan namanya sebagai nama jalan di kota Harlem, dengan nama Muhammed HattaStraat.

5. Munir

Munirpad (BBC)

Munir adalah tokoh utama yang mengusut tuntas kasus orang-orang hilang yang marak terjadi. Munir yang saat itu menjabat sebagai direktur eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia terbukti meninggal karena keracunan makanan. Untuk mengenang pejuang hak asasi manusia tersebut Belanda memberikan penghargaan kepadanya dengan mengambil nama munir untuk dijadikan jalan di Den Haag dengan nama Munirpad. (tom)