Memilih Hammock yang Tepat (www.outdoorlivingdecor.com)

Belakangan, tren wisata hammock sedang jadi hits di kalangan anak muda. Tak heran jika ada banyak orang yang berburu hammock untuk dibawa liburan. Hammock awalnya merupakan tempat berlindung yang digunakan suku Maya dari Amerika untuk melindungi diri dari serangan binatang buas, lalu kemudian hammock mulai digunakan oleh orang yang suka berkemah atau mendaki untuk beristirahat atau bersantai. Buat kamu yang ingin memiliki hammock sendiri untuk dapat dibawa berlibur kapan saja, sebaiknya pahami terlebih dahulu lima cara memilih hammock berikut ini:

1. Pilih Model yang Sesuai Kebutuhan

Pilih Model Hammock Sesuai Kebutuhan (thewirecutter.com)

Ketika memilih hammock untuk pertama kalinya, usahakan untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan tempat lokasi kamu berlibur. Sesuaikan juga ukuran besar dan panjang hammock. Jangan sampai hammock kamu kekecilan atau kebesaran sehingga membuat banyak space kosong yang membuat kamu tak nyaman. Sebaiknya sebelum memilih, cobalah terlebih dahulu agar nantinya kamu merasa yakin sebelum membelinya.

2. Bahan Material yang Nyaman

Bahan Material yang Nyaman (www.eaglesnestoutfittersinc.com)

Kegunaan hammock adalah untuk bersantai, jadi usahakan untuk memilih bahan material yang nyaman. Bahan material terbaik yang digunakan untuk hammock adalah parasut silk karena bahan ini sangat adem dan memudahkan pertukaran udara sehingga tidak membuat badan keringatan dan gatal-gatal saat menggunakannya. Kamu bisa mengetahui bahan mana yang bagus dengan cara menempelkan bahan ke hidung dan mulut dan coba tarik nafas lalu hembuskan. Kalau kamu susah bernafas, maka bahan tersebut memiliki pertukaran udara yang tidak bagus.

3. Cari Jahitan yang Kuat

Jahitan yang Kuat Pada Hammock (pinimg.com)

Setelah dibentangkan dan dipasangkan, hammock akan digunakan untuk duduk maupun tidur sehingga sekuat apapun bahan hammock, kalau jahitannya tidak kuat maka hammock tersebut tidak aman digunakan. Pilih hammock dengan jahitan yang kuat dan halus. Kalau tekstur jahitannya tajam saat diraba, maka jahitan tersebut kurang bagus. Selain itu, jahitan yang direkomendasikan adalah sebanyak tiga lapis karena semakin banyak lapisan jahitannya, maka semakin kuat hammock untuk digunakan.

4. Tali dan Pengait yang Kuat

Tali Penguat Hammock (thewirecutter.com)

Bagi kamu yang akan menggunakan hammock di ketinggian, maka kamu harus ekstra teliti dalam memilih tali dan pengait untuk hammock. Tali yang sering digunakan untuk pengait hammock adalah jenis webbing dan nilon. Tapi bahan webbing rentan terkena gesekan dengan benda yang bertekstur kasar sehingga gampang sobek dan putus. Sedangkan tali nilon lebih kuat dibanding webbing. Tali nilon memiliki kekuatan untuk menahan beban hingga 450 kg. Ketika nilon mengalami gesekan dengan benda kasar, maka tali tersebut tidak akan langsung putus karena masih ada serat-serat di dalamnya.

5. Perhatikan Panduan dan Garansi

Kartu Garansi Hammock (www.snugpak.com)

Hal terakhir yang kamu lakukan saat memilih hammock adalah memperhatikan buku panduan yang diberikan. Hammock yang memiliki kualitas baik akan mencantumkan panduan tentang keterangan atau informasi kepada penggunanya, mulai dari bahan yang digunakan, ukuran panjang dan lebarnya, bahan besi pengait, kapasitas berat, hingga jenis tali. Selain itu, hammock yang dijual secara resmi selalu memiliki garansi yang diberikan pada penggunanya. Sehingga saat hammock rusak, bisa langsung diperbaiki.

Sekarang sudah tahu khan caranya memilih hammock untuk dibawa liburan nanti. Selamat berhammock ria ya JBers! (jow)