Lembaran kertas uang rupiah, selain menampilkan pahlawan nasional di bagian depan, konsisten menampilkan kekayaan alam dan budaya Indonesia. Pada bagian belakang uang lembaran seribu rupiah lama, terdapat pemandangan kontur alam Maluku, tepatnya Pulau Tidore dan Pulau Maitara.

Pulau Maitara dan Tidore biasa disebut oleh orang-orang sekitarnya sebagai pulau seribu karena terdapat di pecahan uang seribu. Terlepas dari sejarah panjang Kapitan Pattimura dan pulau seribu ini, pulau ini memiliki sejuta keindahan yang akan membuat siapa saja terkesima ketika melihatnya.

Pulau Maitara (Kompas)

Dilansir jadiBerita dari berbagai sumber, Pulau Maitara dikelilingi oleh pantai bersih berpasir putih. Ombaknya pun sedang, tidak terlalu besar. Laut Pulau Maitara juga tak kalah indah. Airnya biru bersih hal ini bisa dibuktikan dengan tampak ikan ikan kecil yang berenang selain itu pemandangan pantai sangat terlihat alami belum tercemar sampah atau polusi udara lainnya. Pencemaran belum banyak terjadi di sekitar pulau ini. Jadi jangan heran jika sepanjang mata memandang, kamu tidak menemukan sampah.

Pulau Maitara (Ksmtour)

Tak mau kalah dengan pantai dan air lautnya yang biru jernih, pemandangan bawah lautnya juga memanjakan mata. Terumbu karang dan ikan-ikan di pulau ini masih sangat terjaga. Pengrusakan akibat tangan jahil manusia juga tidak ditemukan. Aneka ikan warna-warni juga siap menemani penyelaman kamu.

Pulau Maitara (ACI)

Menjelang sore pemandangan di sini terlihat semakin indah, langit kemerahan terlihat jelas dan udara makin sejuk. Pancaran indah sinar laut juga bakal memanjakan mata kamu. Untuk mencapai pulau ini, kamu bisa berangkat dari Pulau Ternate atau Tidore. Biasanya, di pelabuhan kedua pulau tersebut telah disiapkan perahu menuju Pulau Maitara.

Berikut ini videonya.

(tom)