Kenalan (kelascinta.com)

Kenalan dengan siapapun, apalagi di tempat umum biasanya menjadi hal yang paling dihindari oleh sebagian orang. Rasa takut dicuekin, dianggap mengganggu, atau malah dianggap punya maksud lain seringkali menjadi pertimbangan seseorang enggan berkenalan dengan orang lain secara langsung di tempat terbuka. Jika kamu seorang pria biasanya akan lebih memilih berkenalan tidak langsung, yaitu melalui media sosial. Namun, jika kamu seorang wanita akan lebih sering mencari tahu si dia lewat sahabat atau teman dekatnya tanpa harus berkenalan langsung.

Padahal kalau kamu berani kenalan langsung dengan orang yang menarik perhatian kamu. Entah pria atau wanita, kamu akan memiliki kesan yang baik di mata si dia. Memang sih awalnya kamu akan dianggap sedikit mengganggu dan beresiko ditolak. Tetapi, kamu akan lebih berkesempatan menarik perhatian si dia juga jika mampu memberi kesan pertama yang mengagumkan.Berikut JadiBerita sudah merangkum 5 cara ampuh agar momen ngajak kenalan kamu enggak dianggap norak dan semakin kece!

 

1. Jangan Menyentuh Dia Sebelum Dia Melihatmu

Jabat Tangan (genmuda.com)

Kamu tentunya tidak ingin mendapat respon yang tidak menyenangkan bukan. Selain kamu akan mengagetkannya, menyentuh tanpa diketahui juga bukan hal yang menyenangkan loh JBers. Sangat penting dia melihat kamu terlebih dahulu sebelum kamu menyentuh atau menepuk bahunya. Jangan sampai kamu dikira ingin menghipnotis atau malah diteriaki jambret ya JBers.

Pastikan dia melihat kamu terlebih dahulu. Lalu mulai lah bersalaman jika memang diperlukan. Sentuhan untuk di awal perkenalan sebaiknya hanya sekadar berjabat tangan ya JBers. Selain untuk berkenalan dengan menyebutkan nama dan alasan ingin kenalan. Jangan lama-lama juga menjabat tangannya ya JBers. Nanti si dia malah merasa risih.

 

2. Beri dia tatapan krusial selama 3 detik

Memperhatikan (Tribunnews)

Waktu tiga detik ini memang hanya sekadar mitos. Tapi siapa yang tahu ternyata waktu krusial ini juga bisa jadi acuan kamu untuk kenalan dengan si dia. Pada detik pertama tatapan kalian akan saling beradu, dia akan berpikir “Dia siapa ya?”. Lalu pada detik kedua, dia akan menggali memorinya. Dia akan memikirkan apakah kamu orang yang dikenalnya, atau sekadar menyamakan kamu dengan kenalannya, “Dia mirip dengan si A”. Kemudian pada detik ketiga, pemikirannya akan berhenti menerka karena tidak menemukan kesamaan yang signifikan orang yang dipikirkannya dengan sosok kamu yang di depannya.

Nah, jangan biarkan detik ketiga itu pergi begitu saja JBers. Kamu harus langsung masuk, mengambil momen itu dan membuatnya kembali memikirkan kamu. Caranya? Bukan dengan di hipnotis ya JBers. Kamu bisa langsung mengajaknya berkenalan simple. Jangan terburu-buru. Buat dia nyaman, atau jika kamu sudah mengetahui tentang si dia, cari persamaan kamu. Kamu juga membahas hal yang ada di sekitar kamu kok JBers.

 

3. Make It Simple

Berbincang (hipwee)

Buat sederhana momen perkenalan kamu. Jangan beri dia perhatian atau tatapan aneh yang membuat risih. Apalagi sampai membuat dia berpikir kamu orang yang aneh atau ‘mesum’. Berikan dia senyumanmu, otomatis dia akan membalas senyumanmu yang bisa juga diartikan dia memberi kamu kesempatan untuk memulai pembicaraan.

Setelah sesi senyum-senyum selesai, jangan beri jeda terlalu jauh. Mulai pembicaraanmu dengan menanyakan pertanyaan yang sesuai dengan keadaan sekitar untuk sekadar basa-basi. Jangan muter-muter ya JBers. Nanti dia malah bingung kamu sedang membahas apa. To do point saja, perkenalkan diri kamu dan katakan padanya kamu ingin berkenalan. Jika dia bersedia, dia akan menjawab semua pertanyaan kamu kok JBers. Pastikan semua tanpa ada unsur paksaan ya.

 

4. Jangan Kebanyakan basa-basi, buat perkenalan simple kamu berisi

Perkenalan pertama seharusnya memberi kesan yang bagus dong JBers. Oleh karenanya, kamu jangan kebanyakan membuat obrolan yang sekadar basa-basi saja. Kamu harus mengajaknya berbicara dengan topik yang dia pun tertarik membahasanya dengan orang yang baru dikenal. Kamu bisa membahas cuaca, misalnya “Panas sekali ya hari ini”. Tetapi pastikan hari itu memang panas ya. Atau kamu bisa membahas Tujuan apabila kamu sedang berada di halte atau di tempat menunggu kendaraan umum lainnya.

Kamu juga bisa membahas situasi yang terjadi, misalnya kamu sedang berada di stasiun. Ternyata jalur kereta di salah stasiun ada yang anjlok. Kamu bisa memberitahunya dengan berkata, “Tujuannya ke mana mas/mba? Tadi di stasiun A relnya ada yang anjlok loh.” Usahakan kamu membicarakan atau membahas persoalan yang dia pahami juga ya JBers.

 

5. Persiapkan Topik Pembicaraan, buat dia penasaran dengan kamu

Penasaran (pinimg.com)

Hal yang paling ditunggu-tunggu ialah persiapan meminta kontaknya agar kamu bisa terus berinteraksi dengan si dia. Bagaimana cara agar si dia dengan mudah memberikan kontaknya ke kamu? Dengan membuatnya penasaran. Kamu membahas hal yang membuatnya tertarik, tapi tidak perlu kamu selesaikan saat itu jug. Kamu bisa membuatnya menggantung dan membuat dia semakin penasaran dengan cerita atau bahasan kamu. Hal itu akan memberikan kamu alasan secara natural untuk bertemu dengannya pada waktu berikutnya atau meminta kontaknya.

Nah, gimana JBers? Tidak sulitkan memulai perkenalan dengan seseorang? Mengutip laman Hipwee yang mengatakan bahwa dalam teori komunikasi manusia bisa teori lapisan bawang. Di mana manusia memiliki beberapa layer atau lapisan kepribadian sehingga dapat dianalogikan dengan bawang, ketika kita mengupas kulit terluar bawang, maka kita bakal menemukan lapisan kulit yang lainnya. Hal itu pun berlaku pada pribadi manusia. Jadi, jika kamu ingin berkenalan dengan seseorang pastikan kamu memahami teori itu dan mengikuti cara yang JadiBerita sampaikan ya. Selamat berkenalan JBers!

(rei)