Ilustrasi startup (Pixabay)

Setelah lulus kuliah, satu hal yang pasti adalah mencari pekerjaan. Namun banyak yang masih bingung, apakah ingin bekerja sebagai karyawan kantor biasa, atau bekerja di startup. Buat JB’ers yang bingung tentang jawaban pertanyaan itu, berikut ada 5 alasan yang bisa kamu pertimbangkan untuk memilih bekerja di startup dibandingkan karyawan korporat.

1. Mendapat lebih banyak kesempatan

Ilustrasi kesempatan kerja (Pixabay)

Jika bekerja dalam startup, kamu akan mendapatkan sistem insentif bukan berdasarkan dari gaji tetapi berdasarkan skill dan kesempatan yang diambil. Pengalaman lebih penting dari bayaran yang diterima. Menurut pengalaman seseorang yang bekerja di WanderFly, startup bidang travel, setelah satu tahun dia mendapatkan kolom sendiri di Huffington Post, telah diliput juga oleh National Geographic, dipublikasikan di lebih dari 150 blog Wanderfly, dan sebuah artikel di Fast Company. Hal ini berbeda dengan sistem di perusahaan atau kantor korporat, yang lebih sedikit menawarkan kesempatan meskipun memang gaji yang ditawarkan lebih besar.

2. Bisa mencoba Berbagai hal baru dan berbeda

Ilustrasi hal baru (Pixabay)

Seseorang yang bekerja pada sebuah perusahaan adalah mereka hanya melakukan satu tugas utama dan nggak mencoba hal baru lain, seperti menulis, desain, mengisi spreadsheet, dan tugas lainnya. Biasanya satu orang hanya akan melakukan satu tugas saja sesuai posisinya. Bekerja pada startup memperbolehkan kita untuk mencoba banyak hal walaupun sesuatu itu baru bagi kamu, dan kamu mendapat kesempatan untuk melakukannya.

3. Pekerjaan kamu bakal dikenal

Ilustrasi kerjaan dikenal (Pixabay)

Bekerja pada perusahaan biasa, meskipun sudah kerja keras, hasil kerjanya belum tentu dikenal oleh atasan kamu, bahkan kamu sulit untuk naik jabatan padahal sudah kerja semaksimal mungkin. Hal ini berbeda dengan bekerja di startup. Jika kamu sukses, hasil kerja kamu akan dengan mudah dikenali, dan kamu akan mendapatkan banyak pujian atas hasil kerja kamu. Tetapi sebaliknya, jika kamu nggak memberikan performa terbaik, maka akan dengan mudah pula terlihat. Dengan begini, kamu jadi lebih fokus dan akan berusaha sebaik mungkin agar tak dicap jelek oleh tim kamu.

4. Bisa belajar dari inovator sesungguhnya

Andry Suhaili founder PriceArea (Filemagz)

Orang yang memulai bisnis mempunyai mental yang berbeda dibandingkan orang yang belum pernah membuat sesuatu hal yang baru. Para entrepreneur dapat terlihat melalui cara mereka melihat masalah dan pemikiran mereka yang original dan inovatif. Karena inovasinya yang alami, entrepreneur merupakan salah satu tempat belajar yang terbaik. Mereka mempunyai cara pendekatan terhadap masalah yang berbeda, secara konstan menemukan solusi, dan bagaimana mereka bisa mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka.

5. merasa lebih bangga karena tertanam perasaan memiliki suatu karya

Ilustrasi bangga (Pxhere)

Mungkin ini lebih penting dibandingkan dengan keuntungan lain bekerja pada startup, yaitu realisasi dari kerja keras, berpikir kreatif, dan keuletan. Ketika kamu membuat sesuatu sendiri, sesuatu yang nyata, sesuatu yang bisa dipegang, digunakan, maka kamu akan merasakan kebanggaan tersendiri. Untuk orang yang tidak membuat, atau tidak secara berkelanjutan menambahkan keuntungan pada karyanya, sangat sulit untuk mengerti pentingnya perasaan memiliki suatu karya. Dengan begini, kamu bisa melbih menghargai kerja keras, baik kamu sendiri maupun tim kamu.

Itulah 5 alasan yang bisa kamu pertimbangkan untuk bekerja di startup dibandingkan kantor korporat biasa. Namun perlu diingat, bekerja di startup bukan berarti bisa santai-santai. Justru kerja di startup membutuhkan usaha ekstra, agar karya kamu bisa makin baik dan dikenal luas. Semua tergantung diri kamu masing-masing, lebih cocok yang mana. (tom)