Ilustrasi ibu (Pixabay)

Berkaitan dengan Hari Ibu tanggal 22 Desember ini, jika kita mau melihat ke belakang, banyak sekali perjuangan dan jasa dari ibu yang mungkin tak kita ketahui. Ada istilah “sebesar apapun pengorbanan yang kita lakukan untuk ibu kita, itu tidak akan bisa mengganti betapa besarnya jasa beliau terhadap kita”. Meski demikian, ibu tak menuntut macam-macam pada kita. Dengan melakukan 5 hal sederhana ini, ibumu sudah merasa bahagia.

1. Ikuti kemauannya

Ibu dan anak (Aduth)

Seringkali kita menginginkan sesuatu namun tidak sependapat dengan keinginan ibu. Hal itu wajar saja, karena yang namanya perbedaan prinsip itu hal yang biasa. Meski demikian, jangan sampai kamu mengucapkan kata-kata yang menyakiti perasaan ibumu. Seorang ibu hanya menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Karena itu, ikutilah kemauannya, selama kemauan ibumu itu baik dan nggak  mengajak pada hal yang nggak baik.

2. Tanggapi panggilan ibumu dengan lembut

Raisa dan ibunya (Instagram)

Ketika kita memanggil seseorang, lalu orang itu menghampiri kita dengan sigap dan menanggapi panggilan kita dengan lembut serta penuh kasih sayang, tentu kita merasa senang dan merasa dihargai. Begitu juga dengan ibu. Ibu akan sangat senang ketika memanggil anaknya, lalu si anak menghampiri Ibunya, setelah dekat baru si anak menanggapi panggilan Ibunya dengan lembut dan penuh sopan santun. Seorang anak yang berkarakter mulia, jauh lebih diinginkan oleh seorang ibu, dibandingkan seorang anak yang bisa membiayai beban hidup ibunya namun tidak memuliakan ibunya.

3. Cium keningnya saat akan bepergian

Ilustrasi pamit ibu (IDNTimes)

Bentuk kasih sayang yang paling indah yaitu mengecup seseorang melalui keningnya. Tentu kita akan merasa senang ketika melihat ibu senang, dan bisa jadi, dengan kecupan tersebut ibu akan lebih merasa disayangi oleh kita. Kemudian dari rasa sayang tersebut akan memberikan efek bahagia kepada Ibu. Ibu akan menyadari bahwa anaknya sangat menyayanginya.

4. Selalu mendoakan

Berdoa (Pixabay)

Mendoakan ibu di setiap saat atau setiap selesai beribadah, bisa menjadi kunci kebahagiaan ibumu. Bahkan doa sangat manjur untuk kebahagiaan ibu, bukan hanya ketika ibu masih hidup, namun juga bagi kamu yang ibunya sudah meninggal. Ibu mana yang nggak bahagia ketika mengetahui sang anak selalu mendoakannya? Itu artinya sang anak benar-benar menyayangi sang ibu.

5. Jangan menyombongkan diri di hadapan ibu

Ibu dan anak (Pxhere)

Saat lahir ke dunia, kita bisa dibilang nggak tahu apa-apa. Berkat jasa ibulah yang mengajarkan kita banyak hal, bahkan mungkin bisa menyekolahkan kita sampai jenjang pendidikan tinggi. Bisa saja, sang anak yang sudah berpendidikan tinggi, mengetahui sesuatu lebih banyak dari ibunya. Namun, janganlah sang anak menyombongkan dirinya lebih tahu segalanya dibandingkan ibunya. Sadarilah walaupun kamu telah mengenyam pendidikan yang lebih tinggi, tapi ibumu telah jauh lebih lama hidup di bumi ini, sehingga pengalamannya lebih banyak dalam menjalani kehidupan. Sang ibu mungkin saja bisa sedih jika mengetahui anaknya memiliki sifat sombong. Karena itu, bahagiakan ibumu dengan cara nggak menyombongkan dirimu di hadapannya.

Mudah-mudahan sekecil apapun usaha kita untuk membahagiakan ibu, akan berdampak besar bagi ibu. Tidak ada salahnya kita memberikan kebahagiaan secara terus-menerus kepada ibu, sekecil apapun bentuknya, hingga kelak kita bisa memberikan kebahagiaan yang besar kepada ibu. (tom)