Siapa yang tidak kenal Anji, seorang vokalis dengan suara brilian yang kini merambah dan mempunyai channel Youtube sendiri.

Siapa juga yang tidak kenal dan familiar dengan cerita gelap antara Anji dan Sheila Marcia? Mungkin untuk anda yang lupa, akan saya beri penyegaran ingatan sedikit.

Anji dan Sheila Marcia pernah menjalin hubungan terlarang diluar nikah yang menyebabkan Sheila Marcia hamil di luar nikah yang akhirnya lahirlah anak yang bernama Leticia. Leticia saat ini tinggal bersama Sheila Marcia dan Anji tinggal bersama keluarga barunya. Sudah kembali ingat?

Belum lama ini, Sheila Marcia diundang ke acara TV di salah satu stasiun TV swasta yang dibawa oleh host kondang Uya Kuya, Lee Jeong Hoon dan Poppy Amalya. Pada acara TV tersebut, banyak pertanyaan dihujamkan pada Sheila Marcia oleh para host yang nampaknya penasaran dengan cerita hidup Sheila Marcia. Pada kesempatan itu juga, host bertanya seputar hubungan gelapnya dengan Anji pada masa lalu.

anji drive dan sheila marcia

Anji Geram Akibat Perlakuan Acara Ini

Anji pun geram bukan main. Yang membuat Anji geram bukanlah pertanyaan pada Sheila Marcia, tapi hal lainnya yang berkaitan dengan pasal undang-undang Hak Narasumber TV.

Kenapa?

Karena pada saat acara Pagi Pagi Pasti Happy saat Sheila Marcia di undang, Anji sempat ditelpon oleh pihak acara tersebut untuk menjadi narasumber lewat telepon. Pada kesempatan tersebut, Anji menolak mentah-mentah dan sudah tidak mau disiarkan klarifikasi dan narasumber lewat obrolan telepon tersebut. Namun sayangnya, pihak Acara Pagi Pagi Pasti Happy menayangkan obrolan dengan Anji secara LIVE!

Yap, secara LIVE di stasiun TV ternama! Anji pun geram bukan main dan memposting foto dan klarifikasi yang sangat panjang pada akun instagram pribadinya.

anji drive ribut

Tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh pihak acara Pagi Pagi Pasti Happy itu dilanjutkan langkah hukum oleh Anji, pelantun lagi berjudul Dia yang sempat terkenal pada masanya. Menurut Anji, pihak TV swasta tersebut menyalahi aturan pasal 28 ayat 1 Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standard Program Siaran (P3SPS.)

Sejatinya, Anji tidak perlu melakukan tindakan hukum perihal ini. Namun Anji tetap ngotot melakukan tindakan hukum atas perbuatan tidak menyenangkan yang diterima olehnya.

Kabar baiknya, pihak TV swasta melakukan mediasi terhadap Anji dan setuju untuk meminta maaf serta menyelesaikan masalah ini dengan jalur baik-baik serta mediasi kekeluargaan. Akhir dari keputusan tersebut, Anji mencabut laporannya di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI.)

Itulah berita yang sempat heboh antara pihak TV dan Anji yang menjadi narasumber via telepon. Dari kasus ini kita belajar beberapa hal, antara lain adalah pihak TV harus belajar menghormati hak seseorang yang menjadi narasumber.

Anji pun dapat belajar bahwa pencitraan adalah sesuatu yang tidak baik untuk seorang publik figur. (jow)