YouTuber cilik (Fotojet)

Menengok dunia maya, semakin banyak saja anak-anak yang menjadi viral karena tingkah nyelenehnya. Namun, ternyata banyak juga anak-anak yang menjadi hits setelah jadi YouTuber cilik karena konten yang mereka buat itu selain menghibur juga berfaedah. Siapa saja mereka?

1. Azka Corbuzier

Putra satu-satunya Deddy Corbuzier ini telah menjadi YouTuber sejak November 2014 lalu. Azka cukup produktif mengunggah konten kreatif dan variatif, seperti contohnya belajar bahasa Inggris di atas. Bocah berusia 11 tahun ini pun pernah mendapat penghargaan “Silver Award Play Button” dari YouTube.

2. Qanita Rubby

Qanita Rubby merupakan singkatan dari Qanita Alamsyah dan M. Rubby Faisal. Kakak beradik ini sudah jadi YouTuber sejak dua tahun yang lalu. Mereka sering membuat berbagai tutorial membuat mainan-mainan sederhana seperti squishy. Dengan begini, para orangtua bisa mengajarkan anaknya untuk kreatif dan nggak konsumtif, karena tanpa membeli, anak-anak juga bisa bikin mainan sendiri.

3. Almeyda Nayara

Bocah cantik ini sering membuat konten YouTube tentang slime. Selain jadi YouTuber, ia juga menjual slime yang dibuatnya hingga menghasilkan uang hingga jutaan rupiah. Uang hasil kerja kerasnya rupanya ia sisihkan sebagian untuk bersedekah.

4. Azka Khairani

Masih kelas 5 SD, bocah perempuan ini sudah pandai membuat konten video kreatif, bahkan kualitas gambarnya pun nggak kalah dibandingkan YouTuber lainnya. Bersama adiknya yang masih kelas 1 SD, ia membuat konten seputar traveling, challenge, DIY (Do It Yourself), hingga review mainan.

5. Farmasya Art Clip

Channel YouTube ini menampilkan dua anak perempuan sebagai artisnya, yakni Metha dan Rara. Keduanya rajin membuat konten bermain dan belajar karena memang fokus pada edukasi anak. Bergabung sejak 2015 lalu, mereka sudah meraih subscriber hingga 48 ribu pengguna.

Itulah 5 YouTuber cilik dengan konten-konten yang berfaedah. Kamu mungkin bisa mencoba ikuti jejak mereka untuk bikin konten berkualitas, bukan konten yang bisa mengakibatkan permusuhan atau perpecahan. Mereka saja yang masih kecil bisa, masa kamu nggak bisa? (tom)