Generasi milenial sukses (Fotojet)

Generasi milenial belakangan ini sering dianggap sebagai generasi yang malas dan lebih sering berkutat pada gadget mereka dibandingkan pekerjaan yang mereka lakukan. Namun anggapan itu ternyata keliru, karena ada beberapa generasi milenial yang justru sukses dan bisa menginspirasi banyak orang. Berikut ini adalah 5 orang dari generasi milenial yang sukses dan inspiratif sepanjang 2017.

1. Dita Soedarjo

Dita Soedarjo (Instagram)

Dita Soedarjo, 25 tahun, adalah seorang pengusaha, tepatnya dia adalah pemilik Haagen Dazs Indonesia. Sebelum terjun menjadi pengusaha, Dita diketahui pernah menjadi seorang karyawati di perusahaan milik ayahnya, Mugi Rekso Abadi (MRA) Group. Dari situlah dia belajar membangun relasi dengan para pegiat bisnis. Dia pun mulai dipercaya ayahnya untuk memegang Haagen Dazs Indonesia pada tahun 2015. Tentunya hal ini cukup menggembirakan bagi Dita, karena dia mengaku sangat menyukai es krim.

Selain memegang Haagen Dazs Indonesia, Dita juga membuka label fashion sendiri dengan nama Dignity Woman dan Virgin Villains. Bahkan, nggak cukup sampai di situ, Dita juga berkecimpung ke dalam bisnis kecantikan dengan menciptakan label bulu mata palsu yang dinamakan D’licate.

“Yang penting percaya sama diri sendiri karena kadang mereka takut mencoba, minderan atau terlalu mikirin apa kata orang lain. Knowing your identity is everything dan tahu bahwa Tuhan menciptakan kamu dengan tujuan yang baik jadi jalani saja passion-mu. Jangan malu untuk mulai kecil-kecilan, anak millenial sekarang pengennya selalu instan dan cepat gede. Kalau mulai sendiri semua perlu proses dan waktu dan banyak belajar tapi di situ sangat seru,” sarannya pada generasi milenial.

2. Jessica Sudarta

Jessica Sudarta (Instagram)

Jessica adalah salah satu dari pemain harpa Tanah Air, yang bisa sukses mendunia. Lahir di Surabaya, Jawa Timur, 19 tahun lalu, Jessica memang sudah menyukai musik dari kecil. Bermula dari piano dan vokal, sulung dari tiga bersaudara ini akhirnya memantapkan diri pada harpa.

Pada usia 15 tahun, ia memberanikan diri untuk menggelar debut konser tunggalnya di Surabaya yang dihadiri setidaknya oleh 1.000 penonton. Deretan penghargaan pun semakin membuktikan dirinya sebagai harpis muda yang pantas disegani. Terakhir, ia terpilih sebagai juara pertama kompetisi Best Saint-Saens Performance di Amerika Serikat.

Agustus lalu, Jessica bahkan mendapat kepercayaan untuk bermain bersama orkestra yang mengiringi penampilan diva opera Sarah Brightman di Prambanan Jazz Festival.
Dari sekian banyak prestasi, Jessica mengaku paling bangga bisa terlibat dalam berbagai konser amal dan kegiatan sosial untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak di pelosok. Itu pula yang menginspirasi Jessica untuk menggagas program Love for Indonesia. Dalam proyek amal yang digelar setiap liburan sekolah ini, Jessica mengajak murid-murid SMA Surabaya yang mahir bermusik ke daerah terpencil untuk berbagi ilmu dengan anak-anak setempat. Selain musik, mereka juga mengajar Bahasa Inggris untuk anak-anak seumuran SD.

3. Tria Divinity Malensang

Tria Divinity Malensang (Sulutdaily)

Di balik perawakannya yang semampai bak model, Tria menyimpan hasrat di dunia pendidikan anak. Perempuan 21 tahun ini terilhami oleh sang bunda yang berprofesi sebagai guru honorer di kampung halamannya, Talaud. Perhatiannya pada pendidikan itulah yang memotivasi Tria untuk membuka Pasar Pustaka bagi anak-anak pedagang Pasar Karombasan. Bermodalkan pengetahuan yang didapatnya sebagai mahasiswi Sastra Inggris, bungsu dari dua bersaudara ini mengajari mereka bahasa Inggris di Pasar Pustaka.

“Daripada waktu luang mereka terbuang-buang sia-sia dengan berbagai hal negatif, lebih baik diisi dengan kegiatan positif seperti belajar dan membaca buku,” ujar Tria.

Terwujudnya Pasar Pustaka yang juga merangkap jadi perpustakaan ini juga tak lepas dari dukungan Program Putri Sulamit. Tria adalah satu dari tujuh perempuan muda berbakat dan inspiratif Indonesia yang masuk dalam misi sosial Putri Sulamit. Mereka dibina oleh Putri Sulamit agar dapat berdampak bagi lingkungan sekitar.

4. Tsamara Amany

Tsamara Amany (Instagram)

Tsamara Amany mungkin sudah tak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia. Namanya melambung sejak dirinya berani mengemukakan pendapat dan perasaannya secara lugas dalam mengkritik Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR, mengenai KPK. Menurut dara cantik berusia 21 tahun ini, setiap perempuan tentunya harus berani berpendapat agar suara dan hak-haknya didengar. Sammy, sapaan akrab Tsamara juga mengungkapkan untuk berani berpendapat itu harus dilandaskan dengan kepercayaan dan yakin pada diri sendiri terlebih dahulu.

Menurut Sammy, rasa percaya diri dan yakin pada diri setiap perempuan adalah sesuatu yang harus ditingkatkan. Hal tersebut bertujuan agar ke depannya perempuan yang berperan sebagai pendidik generasi bangsa bisa lebih berani berpendapat, sehingga dapat menelurkan generasi cerdas dan berintegritas.

5. Medina Zein

Medina Zein (Instagram)

Cantik, muda, dan sukses, tiga kata yang mewakili sosok hijabers asal Bandung, Medina Zein. Wanita dengan nama lengkap Medina Susani Daivina Zein itu berhasil menggapai kesuksesan di usia yang sangat muda kini masih 24 tahun berkat bisnis kecantikan dan fashion yang dilakoninya. Medina awalnya menamakan produknya Beauty Lady Care. Namun ia merasa sulit untuk diingat dan mirip seperti produk kecantikan lainnya. Oleh sebab itu, ia mengganti namanya menjadi Lazeta. Perubahan nama juga mempengaruhi penjualannya.

“Awalnya dulu jual produk mulai dari Rp 100 ribuan. Omzet awalnya aku dapat Rp 20 juta itu terjual 3 sampai 4 paket dengan macamnya sekitar 20. Produk aku kayak langsung dipercaya mungkin karena dasarnya aku sekolah kebidanan, aku ambil short course juga, jadi aku tahu bahan-bahan yang bagus buat kulit apa dibantu sama om aku juga sebagai tim medisnya. Dari situ awalnya bisa nabung Rp 6 juta. Bulan berikutnya naik lagi jadi Rp 30 juta aku bisa nabung Rp 10 juta buat nabung bangun klinik. Kalau sekarang klinik aku dan produk yang jual online omzetnya sudah mencapai miliaran setiap bulan,” jelas Medina.

Selain Lazeta, Medina juga merambah ke bisnis travel dengan nama PT Medina Global Travelindo, dan mendirikan butik hijab bernama Medinazein Boutique.

Itulah 5 kisah sukses dan inspiratif dari generasi milenial. Semoga bisa menginspirasi kamu untuk bisa lebih sukses dari mereka. (tom)