Hulk (Int)

Buat kamu penggemar film superhero, terutama buatan Marvel, jelas sudah kenal dengan sosok Hulk, yang berwujud raksasa berwarna hijau. Diceritakan, tokoh ini awalnya seorang ilmuwan bernama Bruce Banner. Dia memliki kepribadian ganda akibat trauma masa kecilnya. Kepribadiannya itu akhirnya muncul sebagai Hulk karena terkena sinar gamma.

Sejak saat itu, jika sedang marah atau emosinya memuncak, Bruce akan berubah menjadi Hulk. Yang khas dari perubahan Bruce menjadi Hulk ini adalah bajunya yang robek karena badannya jadi besar. Ajaibnya, yang robek hanya bajunya saja, sementara celananya masih terpasang. Memang hal ini cukup aneh jika dipikir dengan akal sehat. Namun, ternyata hal ini ada alasannya.

Dalam Hulk versi komik, disebutkan bahwa celana berwarna ungu kebiruan itu terbuat dari bahan spesial yang dinamakan dengan mikro fiber. Bahan ini tersusun dari molekul-molekul yang nggak stabil (unstable molecules) sehingga akan ikut melar, menyesuaikan dengan perubahan bentuk dan ukuran pemakainya.

Hulk dan Black Widow (YouTube)

Karena molekul-molekul ini nggak stabil, ketika terjadi perubahan ukuran mereka akan ‘jatuh’. Nggak ada penjelasan bagaimana dan ke mana jatuhnya molekul penyusun bahan celana Hulk, namun yang jelas karena mereka berjatuhan maka celana menjadi lebih elastis dan otomatis menyesuaikan dengan transformasi Bruce Banner menjadi Hulk.

Stan Lee (Thehollywoodreporter)

Mengenai asal celana ini, Stan Lee, selaku pembuat komik Hulk dan komik-komik Marvel lainnya, mengatakan bahwa celana ini diperoleh Bruce Banner dari Reed Richards alias Mister Fantastic, salah satu anggota Fantastic Four. Namun pada saat itu Stan Lee belum memiliki gagasan ilmiah yang valid terkait celana itu.

Mister Fantastic (Marvel)

Mikro fiber sendiri aslinya adalah serat sintetis yang memilliki sifat mudah menyerap air tapi mudah kering, dan dijadikan sebagai bahan membuat selimut sampai baju atlet karena nyaman dipakai dan dapat mengatur temperatur. Mikro fiber ini terbuat dari bahan yang sama dengan bahan plastik, namun jauh lebih ramah lingkungan. Sebenarnya mikro fiber awalnya merupakan limbah petroleum, namun setelah diteliti kegunaannya dapat bermanfaat jika diubah menjadi bahan pakaian.

Kini terjawab sudah kenapa celana Hulk nggak ikut orbek dan tetap ‘nempel’ meski sudah berubah jadi Hulk. Kamu bisa tidur dengan tenang. (tom)