Mengajukan Cuti (cloudfront.net)

Bagi para karyawan alias pekerja kantoran, jalan-jalan dan berwisata ke luar daerah hingga luar negeri menjadi agenda yang bisa merefreshing pikiran. Tapi tentunya liburan yang memakan waktu berhari-hari tersebut harus membuat kamu terpaksa mengajukan cuti. Sayangnya permohonan cuti ini tak serta merta langsung disetujui oleh atasan. Ada banyak orang yang permohonan cutinya ditolak sehingga mereka terpaksa harus mengajukan cuti kembali di bulan depan. Lalu bagaimana caranya agar permohonan cuti bisa disetujui dengan cepat oleh atasan? JadiBerita akan memberikan lima triknya untuk kamu coba, yaitu:

1. Ajukan Jauh-jauh Hari

Mengajukan Cuti Jauh Hari (sidomi.com)

Jangan sekali-kali meminta cuti secara dadakan. Usahakan untuk meminta izin cuti minimal satu bulan sebelumnya. Lebih bagus lagi kalau lebih dari satu bulan. Mengajukan cuti dari jauh-jauh hari bisa membuat atasanmu mempersiapkan atau memberikan pekerjaan yang harus kamu kerjakan sebelum kamu cuti sehingga nantinya kinerja kantor tidak akan terganggu hanya karena kamu sedang cuti liburan.

2. Pilih Waktu yang Pas

Memilih Waktu yang Pas (amazonaws.com)

Meski sudah mengajukan cuti jauh-jauh hari, tapi bukan berarti pengajuan cuti kamu bisa langsung disetujui karena kamu juga harus memilih waktu yang tepat untuk cuti. Pengajuan cuti pada saat hari besar keagamaan dan akhir tahun lebih banyak mengalami penolakan. Jika kamu ingin berlibur dalam jangka waktu lebih dari tiga hari, usahakan untuk mengambil cuti long weekend atau pada setelah dan sebelum tanggal merah agar jatah liburan kamu bisa lebih panjang.

3. Pastikan Tak Ada Rekan Satu Tim yang Mengajukan Cuti

Pastikan Teman Sekantor Tak Ada yang Cuti (enkirelations.com)

Ada banyak kasus cuti yang ditolak bukan karena pengajuannya yang mendadak atau karena diajukan pada waktu yang tidak pas, tapi karena sudah ada rekan satu tim yang terlebih dahulu mengajukan cuti. Biasanya ini terjadi pada rekan satu tim. Jika sudah ada yang pengajuan cutinya diterima, maka mau tak mau kamu harus bersabar menunggu giliran selanjutnya alias setelah rekanmu kembali masuk bekerja. Hal ini dilakukan agar dalam satu tim tidak mengalami kekosongan. Coba saja bayangkan jika dalam satu tim ada dua hingga tiga orang yang cuti, pastinya kinerja tim tidak maksimal.

4. Pelajari Ketentuan Perusahaan

Pelajari Ketentuan Perusahaan (journal.sociolla.com)

Masing-masing perusahaan selalu punya ketentuan dan prosedur yang berbeda-beda dalam hal pengajuan hak cuti, baik itu dari jatah hari cuti, berapa lama pengajuan cuti, hingga kapan saja waktu yang available mengajukan cuti. Tanyakan terlebih dahulu kepada senior di kantormu agar nantinya kamu tak salah jalan. Apalagi jika kamu merupakan anak baru di kantor. Ibaratnya sebelum berperang, kamu harus mengetahui medan peperangan terlebih dahulu.

5. Kerja dengan Giat, Kalau Perlu Lembur

Bekerja Lembur (merykristin.files.wordpress.com)

Sebelum mengajukan cuti, bekerjalah dengan lebih giat agar atasanmu bisa melihat kalau kamu adalah karyawan yang rajin. Usahakan jangan pernah datang telat dan selalu datang sebelum jam masuk kantor. Supaya atasan bisa dengan ikhlas memberi izin cuti padamu, kalau perlu kamu lembut untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum terselesaikan. Dengan begini, kamu tidak akan membebani rekan setim yang harus menghandle pekerjaanmu selama kamu cuti.

Sekarang kamu sudah tahu khan apa saja trik yang harus kamu lakukan supaya pengajuan cutimu bisa lolos dengan mudah. Selamat mencoba JB’ers! (jow)