Ilustrasi pekerjaan startup (Techinasia)

JB’ers! Kamu lelah dengan rutinitas pekerjaan kantor yang tiada habisnya? Kamu sebal menjadi pesuruh yang tidak bebas melakukan rutinitas? Atau kamu sebenarnya punya banyak ide yang ingin dituangkan tetapi tidak memiliki lahan. Kemudian kamu mulai berharap menjadi pengusaha dengan waktu yang fleksible. Juga berharap bisa memiliki keuangan yang lebih cukup.

Tidak salah, JB’ers! Kamu bisa mewujudkan semua mimpi kamu untuk menjadi pengusaha sukses. Berikut sudah Jadiberita rangkum buat kamu yang ingin jadi pengusaha dan membulatkan tekad untuk terjun ke sebuah bisnis yang menjanjikan.

1. Sukses tidak mungkin instan, yakinlah jalan panjang yang kamu lalui akan membawa kesuksesan sesungguhnya

(amazonaws.com)

Bila alasan kamu memutuskan menjadi pengusaha karena ingin sukses secara instan, kamu salah besar JB’ers! Membangun usaha tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kamu akah dihadapkan dengan kesulitan-kesulitan dalam mengelolah usahamu terlebih dahulu sebelum mencapai sukses.

Kamu harus menghadapi persoalan yang sebelumnya tidak kamu temui saat menjadi pegawai. Banyak kesalahan yang harus kamu rasakan untuk mengetahui mana yang benar. Siapkan mental kamu untuk menghadapi risiko kegagalan usaha. Teruslah pacu semangat kamu, jangan berhenti hanya karena kamu merasa bosan. Risiko kegagalan adalah satu-satunya hal yang bisa dipastikan dalam menjalani sebuah usaha. Pastikan kamu siap menghadapinya ya JB’ers!

2. Keluarkan semua ide usaha yang kamu miliki, jangan terpengaruh dengan orang lain yang mungkin menilai ‘konyol’ idemu

Ilustrasi ide gila (Pexels)

Salah satu cara untuk menjadi maju ialah percaya dengan kemampuan yang kamu miliki. Salah satunya ide yang kamu miliki. Jangan terpegaruh dengan pandangan orang lain atas ide ‘gila’ yang kamu miliki. Anggap pandangan orang di luar sana dengan wajar. Sebab, tidak mungkin ide yang kamu miliki dapata langsung diterima apalagi disukai orang banyak.

Ketika kamu punya sebuah mimpi yang menurutmu luar biasa, belum tentu orang luar sana berpendapat sama. Kamu harus ingat banyak pengusaha sukses lantaran ide gila mereka tidak miliki orang lain. So, JB’ers, kamu tidak perlu minder dan menyerah. Untuk seorang pengusaha, menyerah adalah kata yang haram untuk dilakukan. Kamu hanya perlu membuktikan ide kamu dapat berkembang dan menjadi sebuah kenyataan.

3. Pahami kebutuhan pasar! Niscaya usaha yang kamu kembangkan semakin maju

(Pixabay)

Memahami kebutuhan konsumen menjadi salah satu daya tarik bagi usahamu. Pastikan kamu mampu melihat peluang ya JB’ers! Kamu perlu mengerti keinginan konsumen meskipun itu berlawan dengan ide kamu. Rasa percaya diri yang tinggi saja tidak cukup. Kamu harus tetap mempertahankan logika dan rasionalitas. Jangan membuat usaha berkaitan dengan barang atau jasa hanya sekadar kamu menyukainya.

Bila kamu memulai usaha karena hobi, coba kamu kembangkan lagi hobi kamu. Tidak semua hobi mampu mendatangkan uang ya JB’ers. Untuk berhasil dalam usaha, kamu harus memastikan bahwa produk yang kamu tawarkan mempunyai nilai jual dan bisa menjadi solusi untuk permasalahan atau kebutuhan konsumen. Kamu wajib berlajar untuk mampu meriset kebutuhan konsumen dan pasar ya!

4. Hilangkan mindset bahwa menjadi pengusaha tidak akan berurusan lagi dengan bos yang menyebalkan, Ketahuilah! pembeli di luar sana sebenarnya adalah bosmu yang baru

Prioritas Pekerjaan (www.mytimemanagement.com)

Bila kamu memilih jalur pengusahah untuk menghindari keangkuhan dari bos kamu di kantor. Kamu salah besar! Apalagi jika kamu menjadi pengusaha agar tidak lagi mendengarkan ocehan menyebalkan dari para petinggi kantormu. Kamu sepertinya harus berpikir ulang jadi pengusaha. Kenapa? karena sebenarnya, dengan kamu menjadi pengusaha, maka kamu telah mengadi untuk para bos di luar sana yang saat ini menjadi konsumen kamu JB’ers! Tidak terhitung kan, berapa banyak bos menyebalkan yang akan komentar tentang bisnismu? Pastikan kamu siap yaa.

5. Berhak mengambil keputusan bukan berati kamu tidak mau belajar dari orang sekitar ya JB’ers!

(Pixabay)

Sebagai pengusaha, tentu kamu mempunyai hak untuk mengambil keputusan atas usaha yang kamu bangun. Kamu punya hak penuh untuk memutuskan mana yang baik dan mana yang tidak untuk usahamu.Tanggung jawab itulah yang justru akan menjadi beban untuk diri kamu jika jiwa kepemimpinan kamu rendah. Kamu akan ngotot dengan pemikiran kamu sebagai atasan tanpa mau mendengarkan masukan membangun dari bawahan kamu.

Padahal, sepanjang perjalan pengusaha seharusnya kamu mampu belajar dan mengambil kesimpulan atas orang di sekeliling kamu. Sebab, menjadi pengusaha, artinya kamu harus selalu belajar dari apapun dan siapapun yang kamu temui, termasuk dari bawahan atau bahkan kompetitormu sendiri. Kamu harus memperlakukan segala sesuatu sebagai pembelajaran baru. Seperti petuah orang dulu, ketika kamu berhenti belajar maka kamu juga telah berhenti untuk berkembang. Tentu JB’ers tidak mau kan hal seperti itu terjadi di usaha JB’ers! So, jadi pemimpin yang bijak yaa!

Menjadi pengusaha tidak berhubungan dengan bakat atau sejak lahir kamu telah menjadi keluarga dari pengusaha. Itu artinya, setiap dari kamu berpeluang untuk menjadi pengusaha meskipun awalnya kamu adalah seorang pegawai biasa. Kamu hanya perlu memiliki niat, ide, dan ambisi untuk mewujudkan usaha yang sudah kamu impikan. Nah, lima tips tadi sudah bisa tuh JB’ers jadi bekal kamu untuk jadi pengusaha sukses! Selamat mencoba dan tetap semangat ya JB’ers!

(rei)