Karel Abraham (Twitter)

Produk buatan Indonesia kembali menarik perhatian dunia. Kali ini produk helm buatan Indonesia Helm NHK, yang digunakan oleh pembalap MotoGP, Karel Abraham dari Republik Ceko. Karel yang memperkuat tim Angel Nieto dari Spanyol akan menggunakan helm buatan Citereup, Bogor tersebut sepanjang musim ini.

Direktur Mareketing PT Danapersadarata Motor Industry (DMI), Johannes Cokrodiharjo menjelaskan bahwa pihaknya merasa bangga bahwa karya anak bangsa bisa dipakai di ajang bergensi sekelas MotoGP. Ia menjelaskan bahwa helm ini dikembangkan oleh Indonesia dan merupakan hasil rancangan berbagai pembalap bangsa, meski helm ini semula dikembangkan bukan untuk pebalap internasional.

“Ini helm berangkat dari model paling simpel, pembalap yang terlibat cukup banyak. Pembalap dari Sumatra, Kalimantan terlibat dalam pengembangannya. Kita kembangkan prototipe-prototipenya,” jelas Johannes seperti dikutip dari Detikcom, Kamis (22/2/2018).

Karel Abraham dan rekannya memegang helm buatan Indonesia (Twitter)

Selama tiga tahun riset untuk helm MotoGP dilakukan oleh PT DMI bersama para ahli sehingga layak digunakan dalam ajang tertinggi motor. Akhirnya, helm NHK ini digunakan Karel Abraham, pembalap berusia 28 tahun dari Republik Ceko. Pembalap yang memiliki nomor 17 ini pada musim 2017 bersama tim Aspar Racing Team yang kini menjadi tim Angel Nieto berhasil meraih 41 poin sepanjang musim.

Kerennya lagi, nggak hanya Karel, helm NHK juga tercatat digunakan oleh pembalap muda Moto3 Jules Danilo asal Italia yang memperkuat tim Marinelli Rivacold Snipers.

Helm NHK sendiri telah memenuhi persyaratan dari FIM dan Dorna (badan regulasi dan promotor GrandPrix). Helm itu mendapat sertifikasi SNELL M2015 dan ECE 22.05, dan telah mendapat sertifikasi dari FIM untuk digunakan di MotoGP.

Digunakannya helm buatan Indonesia di ajang balap motor tertinggi di dunia bukanlah yang pertama kali. Sebelum NHK, telah ada helm KYT yang pernah digunakan oleh pembalap Aprilia, Aleix Espargaro, dan juga pembalap debutan yang membela tim Reale Avintia Racing, Xavier Simeon.

Hal ini membuktikan bahwa produk Indonesia bisa bersaing di tingkat internasional dalam hal kualitas. Bisa jadi nantinya kualitas produk Indonesia bisa menyamai bahkan melebihi produk luar negeri. Jadi, masih ragu untuk menggunakan produk dalam negeri? (tom)