Pesona Desa “Sulit Air”, Sumatera Barat

Pesona Desa “Sulit Air”, Sumatera Barat

Apa yang terlintas di pikiran Anda ketika mendengar Sumatera Barat? Rendang, Gulai, Jam Gadang, Rumah Gadang, kripik Sanjai. Hal tersebut sangat identik dengan Sumatera Barat. Selain itu Sumatera Barat juga identik dengan menghasilkan pedagang – pedagang yang sukses. Sehingga ada frasa “hanya orang Sumatera Barat yang mampu menandingi kemampuan berdagang orang Cina”.

Sumatera Barat adalah salah satu provinsi di pulau Sumatera dengan ibukota Padang. Provinsi yang identik rendang ini memiliki luas 42.297,30 km2. Selain kota Padang, Sumatera Barat juga memiliki kota Bukittinggi yang identik dengan jam Gadang serta kota Batusangkar yang memiliki Rumah Gadang Pagaruyuang.

Tapi ada satu kota yang sedikit orang mengetahui kota itu bernama Solok. Kota Solok Merupakan salah satu kota yang berada di Sumatera Barat. Lokasi kota Solok sangat strategis, karena terletak pada persimpangan jalan antar propinsi dan antar kabupaten/kota.

Di kota Solok terdapat desa atau nagari yang bernama Sulit Air. Nama yang sangat unik untuk sebuah desa. Sampai saat ini belum diketahui asal usul pasti nama tersebut, karena ada banyak versi yang menceritakan asal usul nama Sulit Air. Sulit Air memiliki banyak keunikan antara lain keunikan kuliner. Kuliner khas Sulit Air ini bernama Gulai Hitam, pada dasarnya gulai ini sama dengan gulai pada umumnya, terbuat dari potongan daging ayam dan santan serta rempah – rempah khas gulai, namun berwarna hitam.

Di Sulit Air juga terdapat Gunung Merah Putih dan Jenjang Seribu. Gunung Merah Putih memiliki tebing rata vertical yang berwarna merah dan putih seperti bendera Indonesia. Untuk mencapai puncak gunung tersebut dibuatkan anak tangga sebanyak 1000 buah, sehingga dinamakan Janjang Seribu.

Sulit Air juga memiliki organisasi yang terkenal di masyarakat perantauan Sumatera Barat, organisasi ini bernama SAS (Sulit Air Sepakat). Nama yang mirip dengan satuan militer dari Inggris. Sampai saat ini belum dikehatui asal usul pasti penamaan Sulit Air Sepakat tersebut. SAS berdiri pada tahun 1970 dan saat ini memiliki lebih dari 50 cabang yang terdiri dari cabang dalam negri dan luar negri. SAS memiliki kantor yang beralamat Jl. DR Saharjo No 115 BX, Tebet, Jakarta Selatan. (iky)

Jafriyalbule is freelance web programmer. He just finished his studies in Binus University. Originally from Jakarta, Indonesia. Now he is pursuing master degree in Computer Science. In his free time, jafriyalbule like playing futsal, watching movies, listening music and blogging.

Apa Komentarmu?