Robot dari sampah (Mongabay Indonesia)

Yang namanya sampah, dinilai sudah nggak berguna dan nggak layak pakai. Namun, ternyata ada juga sampah yang masih bisa disulap jadi hal yang lebih bermanfaat dan keren. Salah satunya seperti yang dilakukan cowok bernama Muhtarom ini.

Muhtarom, atau biasa disapa Lek Tarom, di kediamannya di Jalan Gedongsongo Dalam, Manyaran, Semarang Barat, terlihat asyik utak atik barang-barang di hadapannya. Tangannya yang dipenuhi tato, tanpa henti memotong, mengelem, ataupun membentuk sampah atau barang bekas, untuk dijadikannya sebuah robot mainan yang kece.

Robot dari sampah (Mongabay Indonesia)

Di balik penampilannya yang ukup unik, yaitu dengan tubuh yang dipenuhi oleh tato dan tindik, Lek Tarom ini mempunyai pemikiran yang luar biasa dan unik pula. Idenya itu berawal ketika sedang menjelajahi alam, yang menjadi hobinya, Lek Tarom melihat banyak para “pecinta alam”, yang malah nggak perhatian dengan alam, dengan membuang sampah di sembarangan di dalam hutan atau perjalanan mendaki gunung. Dari situ timbullah pemikiran mulia sekaligus kreatif di kepala Lek Tarom.

Bahan sampah untuk membuat robot (Mongabay Indonesia)

Lek Tarom yang tadinya merupakan seniman tato lalu mengubah limbah-limbah yang dinilai nggak berguna itu menjadi sesuatu yang lebih berguna. Baru sekitar akhir tahun 2017 lalu, Lek Tarom mewujudkannya. Tarom memilih robot sebagai perwujudan dari ide kreatifnya. Lalu mulailah dia ditemani dengan beberapa kerabat dan sahabat, mengumpulkan sampah atau limbah di sekitar tempat tinggalnya, untuk dibawa ke studio kecil di tempat tinggalnya.

Lek Tarom memilih robot karena nggak perlu detil-detil rumit seperti manusia, meskipun hasil karya Lek Tarom itu terlihat sangat detil dan rumit di mata orang awam. Pekerjaan kreatifnya ini pun mulai menarik perhatian anak-anak di sekitar lingkungannya. Dan ini membuatnya lebih tergugah dengan membagi jiwa seninya ke anak-anak. Setiap hari Minggu, atau hari libur, anak-anak dan remaja berdatangan ke rumahnya, untuk bersama-sama membuat robot dari sampah.

Robot dari sampah (Mongabay Indonesia)

Mainan robot hasil karyanya pun sangat unik dan futuristik. Limbah bekas korek, keypad ponsel, bungkus sabun, atau bekas alat cukur bisa dirubahnya menjadi miniatur robot yang luar biasa.

Ke depannya, Lek Tarom mempunyai mimpi, bahwa limbah-limbah sampah ini nggak lagi mengotori alam melainkan menjadi sesuatu yang berguna dan karya seni yang bisa menghasilkan pendapatan bagi masyarakat di lingkungannya.

Robot dari sampah (Mongabay Indonesia)

Karena hasil karyanya, Lek Tarom berhasil membuktikan bahwa karya seni itu nggak harus terbuat dari bahan-bahan yang mahal. Sampah yang katanya nggak berguna saja bisa jadi karya seni yang mungkin bernilai tinggi. Apakah kamu juga mau jadi seniman pembuat robot mainan dari sampah seperti Lek Tarom? (tom)