Ilustrasi buka puasa (Instagram)

Waktu berbuka puasa menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Setelah menahan lapar dan haus seharian, jelas kita sudah nggak sabar untuk bisa menyantap berbagai macam hidangan buka puasa yang sudah disediakan di atas meja. Ternyata, menyantap hidangan buka puasa itu nggak boleh sembarangan, karena bisa mengganggu pencernaan. Berikut ini adalah urutan menu buka puasa yang benar.

Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika buka puasa yaitu minum air putih biasa, jangan sampai kamu meminum minuman lain seperti sirup, es dan sebagainya karena bisa menyebabkan masalah pencernaan jika diminum dalam keadaan perut kosong.

Minum (Parenting)

Setelah minum, santap satu atau dua buah kurma untuk memastikan perut sudah terisi. Seperti yang kita ketahui, buah kurma sangat baik untuk kesehatan dan tekstur dagingnya juga nggak  keras sehingga baik untuk pencernaan meski dikonsumsi saat perut kosong.

Buah kurma sudah disantap, jangan langsung menyantap hidangan utama. Sebaiknya kamu salat Maghrib terlebih dulu. Dengan melakukan salat lebih dulu, seenggaknya perut akan lebih rileks untuk menerima asupan makanan.

Kurma (Konsultasisyariah)

Setelah salat Maghrib, baru kamu bisa menyantap menu pokok, seperti nasi, daging, sayur, salad dan sebagainya. Usahakan hidangan pokoknya yang sehat-sehat, jangan banyak makanan cepat saji atau yang berminyak karena kurang baik untuk tubuh. Pastikan pula jangan sampai makan terlalu banyak hingga membuat perut jadi kram.

Seusai menyantap hidangan utama, jangan pula langsung menyantap camilan lainnya. Biarkan dulu perut istirahat sampai rasa kenyangnya mulai menghilang, baru kamu bisa makan camilan lagi.

Hidangan utama (Tribunnews)

Dengan melakukan urutan di atas, dijamin pencernaan kamu nggak akan terganggu, sehingga kamu bakal terhindar dari masalah perut, dan tubuh tetap bugar. Selamat mencoba! (tom)