Lontara (Detik)

Beberapa orang lebih memilih untuk nggak bekerja di sebuah perusahaan atau kantor, dan membuka usaha sendiri. Usaha yang menjamur di Indonesia adalah usaha kuliner. Bisnis kuliner Indonesia ternyata nggak hanya digemari oleh penduduk lokal saja. Di luar negeri banyak ditemukan restoran-restoran yang menyediakan masakan Asia khususnya Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa kuliner Indonesia nggak kalah saing dengan kuliner luar negeri. Berikut adalah 5 orang Indonesia yang sukses membangun bisnis kuliner di luar negeri.

1. Budi Santoso dengan Waroeng Adji-nya

Waroeng Adji (Rendezvousing)

Budi Santoso adalah pemilik dari Warong Adji, yang berada di Belanda. Warung ini menyediakan makanan halal bagi turis muslim yang sedang berkunjung ke Belanda. Nggak heran, jika warung ini terkenal juga di kalangan turis Turki dan Maroko. Budi jeli mencari peluang di negeri orang, yakni dalam hal memanfaatkan kesempatan akan kebutuhan makanan halal di Eropa. Berbisnis nggak hanya sekadar mencari materi, tapi juga mengenalkan kuliner nusantara sekaligus ibadah lantaran hanya menjajakan masakan halal.

2. Maria Utomo dengan Warung Isakuiki-nya

Warung Nusantara Isakuiki (Merdeka)

Seperti halnya Warung Adji, Isakuiki yang terletak di Den Haag, Belanda ini juga tergolong eethuis (warung makan). Maria ingin agar orang Belanda yang menjadi pelanggannya, mengenal masakan Indonesia yang beragam. Inilah yang membuat Maria nggak bosan-bosannya menawarkan menu lain dari yang dipesan kepada pelanggan.

3. Firdaus Bustaman dengan Warung Padang-nya

Warung Padang di London (Money)

Jika berkunjung ke London, Inggris, dan kamu kangen masakan Padang, maka kamu bisa ke warung milik Firdaus Bustaman ini. Warung ini menyediakan masakan padang seperti yang dijajakan di warung padang di Indonesia. Firdaus mengenalkan usaha kulinernya ini kepada masyarakat luar hanya lewat mulut ke mulut. Dengan begitu, dia terus memperhatikan kualitas makanan yang dijualnya agar pelanggan yang datang bisa merekomendasikan warungnya ke orang lain.

4. Muzayyin dengan Lontara Coto Makassar-nya

Lontara (Sambalusulawesi)

Muzayyin adalah seorang pelajar asal Indonesia yang saat itu sedang mengenyam pendidikan di negeri Kangguru, Australia. Saat itu, dia melihat peluang yang besar untuk mendirikan usaha kuliner dimana yang dijualnya adalah makanan khas dari daerahnya, yakni Makassar. Selain Coto Makassar, dia juga menjual sop saudara dan pallubasa. Ide Muzayyin sangat baik untuk ditiru karena jika bisa belajar sambil membuka usaha kuliner, kenapa nggak?

5. Yannie Kim dengan Warteg Gembul-nya

Warteg Gembul (Ranseltravel)

Nama Yannie Kim sempat heboh karena tampil dalam satu drama Kora dan bisa satu frame dengan Kim Tae Hee dan Joo Won. Cewek Indonesia yang sudah menetap 16 tahun di Korea Selatan tersebut sekarang membuka warteg di Busan. Perempuan yang pernah dinobatkan sebagai Mrs Korea World Best Talent pada tahun 2012 lalu ini, menamai wartegnya dengan Warteg Gembul. Yannie bertekad untuk mempopulerkan kuliner Indonesia di Korea Selatan, jadi bukan hanya kimchi atau bibimbap saja yang terkenal di tanah air. Sebaliknya, Yannie ingin rendang dan nasi goreng tenar di Korea Selatan.

Apakah kamu juga berpikir untuk bisnis kuliner di luar negeri seperti 5 orang di atas? (tom)