Apa Itu GMAT – Banyak sekali sekolah bisnis yang memiliki ekspektasi tinggi terhadap calon mahasiswa khususnya untuk program S2. Tidak hanya di Indonesia saja, di luar negeri banyak universitas jurusan bisnis yang memiliki syarat masuk seabrek salah satunya GMAT. Penting sekali bagi kamu yang ingin melanjutkan S2 bisnis manajemen ke luar negeri untuk mengenali GMAT.

Tes GMAT diselenggarakan oleh Graduate Management Admission Council dan telah digunakan university. Fungsinya adalah untuk membantu mengukur kemampuan akademik seseorang untuk melanjutkan sekolah S2 manajemen dan Anda juga dapat mempelajarinya di Westwood Prep.

Bentuk-Bentuk Tes GMAT

Tes GMAT dilakukan dalam bahasa Inggris dan memiliki beberapa format dan format tes sangat penting untuk dikuasai dan dipelajari terlebih dahulu karena membutuhkan waktu sekitar tiga setengah jam untuk menyelesaikannya. Bentuk tes yang akan dikerjakan adalah sebagai berikut ini:

1.Analytical Writing Assessmen

Analytical writing assessment 1 soal dikerjakan dalam 30 menit. Tes ini digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan mengetahui argumentasi dalam komunikasi ketika mengungkapkan ide.
Integrated reasoning, 12 soal dikerjakan dalam 30 menit. Tes ini difungsikan untuk mengetahui kemampuan analisa dan mengevaluasi informasi yang disajikan dalam bentuk data berbeda.

2. Quantitative Reasoning

Quantitative reasoning, 31 soal dalam 62 menit. Tujuan dari tes ini adalah untuk mengetahui kemampuan kamu dalam mengambil kesimpulan dari data yang telah dianalisa.
Verbal reasoning, 36 soal dan dikerjakan dalam 65 menit. Fungsinya untuk mengetahui kemampuan membaca, mengerti, mengevaluasi dan memperbaiki tulisan dalam bahasa Inggris.

Tes diselenggarakan menggunakan komputer dan mengadaptasi dari kemampuan kamu. Artinya dalam soal pilihan ganda jawaban pertama akan menentukan jenis soal kedua dan selanjutnya. Biaya yang dibutuhkan untuk bisa mengikuti tes ini adalah sekitar tiga juta rupiah.

Penilaian Tes GMAT yang Wajib Diperhatikan

Setiap sesi dari tes akan mendapatkan nilai masing-masing dan nilai secara keseluruhan. Total skor yang bisa diperoleh mulai dari 200 hingga 800. Biasanya skor terbaik adalah 400 hingga 600, skor ini lah yang akan menentukan apakah kamu berhasil masuk ke universitas idaman.

Secara umum, skor 600 sering menjadi acuan nilai yang harus dicapai dalam mengikuti tes GMAT. Setiap universitas memiliki skor berbeda dan kamu akan bersaing dengan calon mahasiswa lainnya. Sebagai contoh berikut ini persyaratan beberapa universitas jurusan bisnis.

Universitas Cambridge, tidak memberikan skor minimum namun rata-rata mahasiswa yang masuk memiliki skor 696.

  • London Business School (Rata-rata nilai yang dibutuhkan adalah 708 dengan skor minimum 600)
  • Universitas Manchester (Tidak memberikan spesifikasi nilai namun jarang sekali mahasiswa yang berhasil masuk di bawah nilai 500)
  • Universitas Oxford (Nilai yang dibutuhkan diatas 650 dan dianggap kompetitif dan rata-rata nilai yang masuk adalah 690)
  • Universitas London (Rata-rata nilai minimalnya adalah 600)

Perlu diingat juga bahwa tes GMAT hanya salah satu persyaratan yang harus dipenuhi. Nilai yang baik tidak memastikan kamu masuk ke universitas tersebut. Pastikan kamu juga memenuhi persyaratan yang dibutuhkan lainnya.

Mengenal format tes GMAT akan membantu kamu untuk familiar dengan tipe pertanyaan yang disediakan. Mulailah untuk mempersiapkan diri dari sekarang dengan banyak praktek mengerjakan soal. Melakukan simulasi sekali atau dua kali sebelum tes akan sangat membantu.

Kamu bisa mengikuti beberapa simulasi tersebut di tempat kursus. Belajar di tempat les untuk mempelajari tes GMAT mempermudah menggunakan teknologi komputer. Terbiasa mengerjakan tes dengan komputer, mengenal jenis soal dan mampu mendapatkan skor tinggi dalam simulasi akan memperlancar ketika mengerjakan tes sesungguhnya. (jow)