Belum lama ini, seorang wanita asal Inggris bernama Frances Warren ditemukan bunuh diri karena masalah rambut. Penyebab ia bunuh diri adalah rambut pirangnya mengalami kesalahan pewarnaan hingga berubah warna menjadi kuning atau disebut ginger hair.

Dilansir oleh dailymail.co.uk, Selasa (28/1), Frances begitu cemas tentang warna rambutnya setelah pewarnaan. Ia pun mengirim SMS kepada penata rambutnya hingga 50 kali dan memohon meminta bantuan.

Setelah membuat janji dengan penata rambutnya di rumahnya, Frances pun menghilang dengan meninggalkan tasnya.  Dua hari kemudian, polisi menemukan tubuhnya 80 mil jauhnya di dalam hutan lebat di daerah Sedgley, West Midlands.

Petugas menemukan jasadnya setelah menemukan sebuah mobil dengan telepon genggam yang tertinggal di dashboard. Diduga, Frances mengalami gejala kecemasan dan stress. Ia pun diketahui mengkonsumsi obat anti-depresi dan mengunjungi layanan konseling beberapa kali.

“Sepanjang dua bulan menjelang kematiannya, dia punya masalah dengan rambutnya. Ia telah mengubah warna rambutnya empat atau lima kali. Ia tak mau mendengarkan nasihat saya bahwa rambutnya baik-baik saja. Seringkali ia sedih dan marah karenanya. Sekarang masalah itu telah merenggut nyawanya.” ujar sang kekasih, Sam Cotton

Dokter dan psikolog Frances yang hadir saat persidangan mengatakan bahwa Frances terobsesi dengan rambutnya. Ia telah disarankan untuk menghadiri kursus perilaku, tetapi ia menolak untuk meminum obat anti-depresinya.

“Ia benci penampilannya dan kehilangan semua kepercayaan dirinya. Penampilannya adalah segalanya,” kata Dr. Thompson, dokter yang menangani Frances.

Pelajaran berharga yang dapat kita ambil dari kisah ini adalah bagaimanapun penampilan diri kita, yang harus kita kenakan pertama kali pada diri kita adalah percaya diri dan rasa syukur. (nha)