Sepanjang tahun 2013, masyarakat disuguhkan dengan beberapa judul film lokal yang dirasa mampu membuat para pecinta sinema tanah air mengantri untuk menontonnya.

Bahkan, beberapa judul yang ada mengangkat kiprah para tokoh secara faktual. Lewat keberanian para sutradara, film-film yang ada pun tersaji dengan cukup baik. Berikut adalah 5 film biografi Indonesia terbaik 2013.

1. Jokowi

Jokowi

Film Jokowi berkisah mengenai rekam jejak mantan walikota Solo yang kini telah menjadi Gubernur DKI Jakarta mulai dari ia masih kecil hingga menjadi seorang pemimpin. Film ini turut menampilkan kisah asmara Jokowi dengan istrinya, Iriana. Sosok Jokowi dalam film ini diperankan oleh Teuku Rifnu Wikana. Sementara yang bermain sebagai sosok istrinya adalah aktris cantik Prisia Nasution.

2. Soekarno

Soekarno

Kisah di dalam film ini mengangkat konflik rumah tangga sang Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno bersamaan dengan datangnya tentara Jepang ke tanah air. Maka strategi cerdik pun datang dari sang Bapak Proklamator. Ario Bayu mendapat kehormatan sebagai Soekarno. Ia ditemani beberapa nama bintang lain seperti Maudy Koesnaedi, Lukman Sardi, Tika Bravani, Ferry Salim, dan Tanta Ginting.

3. Sang Kiai

Sang Kiai

Diarahkan oleh sutradara Rako Prijanto, dan bertempat di Jawa Timur pada 1942, Sang Kiai mengetengahkan sosok KH Hasyim Asy’ari dan anak-anaknya yang melakukan perlawanan terhadap tentara Jepang. Sang Kiai melibatkan nama bintang Ikranagara dan Dayat Simbaia. Film ini juga turut dimainkan oleh jajaran bintang-bintang top tanah air, sebut saja Adipati Dolken, Agus Kuncoro Adi, dan Christine Hakim.

4. Laskar Pelangi 2: Edensor

Laskar Pelangi 2

Laskar Pelangi 2: Edensor juga menampilkan kemegahan kota Paris di negeri Perancis. Film ini patut diperhitungkan karena kekuatan aktor Lukman Sardi dan Abimana Aryasatya dalam membawakan tokoh Ikal dan Arai. Ikal dan Arai yang berhasil mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Sorbone Paris. Selama di Paris, Ikal pun terlibat konflik asmara dengan mahasiswi di kampusnya. Akhirnya, Ikal harus menjalani kehidupannya sambil mencari pemecahan atas masalahnya.

5. Slank Nggak Ada Matinya

Slank Nggak Ada Matinya

Menyambut ulang tahun yang ke-30, kehidupan grup band Slank pun diadaptasi ke dalam layar lebar. Kisahnya mengenai kehidupan Slank sejak 1996 saat mereka melaksanakan tur untuk album Tujuh. Akan tetapi, banyak intrik yang dihadapi saat proses perjalanannya itu. Film ini melibatkan aktor-aktor muda seperti Adipati Dolken, Ricky Harun, Aaron Shahab, Ajun Perwira, dan Deva Mahendra. Bahkan seluruh personel Slank terlihat sekilas di beberapa adegan. (nha)