Belum lama ini Federasi sepakbola Iran mengadakan pemeriksaan jenis kelamin secara acak keseluruh para pemain bola wanita. Hasil mengejutkan terungkap bahwa sejumlah pemain yang populer disana yang juga merupakan anggota timnas ternyata berjenis kelamin pria. Diduga mereka telah menjalani operasi ganti kelamin sebelumnya.

Pihak Federasi pun langsung bersikap tegas dan mengumumkan bahwa pemain yang terbukti jelas berjenis kelamin pria dilarang mengikuti kompetisi sepakbola wanita.

“Jika mereka telah mengatasi masalah ini dengan operasi dan pengobatan, mereka bisa berpartisipasi dalam sepak bola perempuan,” kata Ahmad Hashemian, Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Selasa, 11 Februari 2014.

Iran merupakan salah satu negara yang berlandaskan hukum Islam. Dimana homoseksual dan seks sebelum nikah merupakan peraturan ketat yang tidak boleh dilanggar oleh warganya.

Perhatian terhadap jenis kelamin pesepakbola wanita di negara ini memang mencuat semenjak empat tahun silam. Ketika itu satu tim wanita melaporkan kecurigaan mereka terhadap kiper tim lawan.

Sepak bola sendiri merupakan cabang olahraga terpopuler di Iran, yang kembali mampu lolos mewakilkan Benua Asia ke Piala Dunia 2014, meski dalam setiap laganya, para kaum perempuan dilarang menyaksikan pertandingan tim pria di dalam stadion. (jow)