Lagi, Kepolisian Lahirkan Entertainer


bandar bola | poker | bandar togel | casino online

Kepolisian, memang kerap dinilai sebagai sebuah lembaga yang berisikan orang-orang yang serius dan tegas. Seorang polisi ang dalam bertugas memang harus disiplin, dan gagah baik dalam berpenampilan, maupun berperilaku. Meskipun setiap kali ada anggotanya yang melakukan kesalahan, tentu saja yang malu bukan cuma si oknum yang bersangkutan, tetapi juga tindakannya itu bisa mempermalukan rekan-rekannya di kesatuan.

jurug.blogspot.com

Namun, fleksibilitas kepolisian mulai terlihat ketika sebuah video youtube menampilkan sosok polisi yang dengan penuh percaya diri, menyanyikan secara lip sync sebuah lagi India, lengkap dengan tariannya yang khas India. Norman Kamaru, atau yang saat itu dikenal dengan Briptu Norman, berhasil mendadak jadi artis. Ketika dihadapkan dengan pilihan, Norman memilih untuk menjadi selebritis ibukota, dan menanggalkan semua atribut kepolisiannya.

masjavas.com

Lain Norman, lain pula dengan Saeful Bahri. Polisi asal kota kembang ini juga sempat terkenal, namun bukan karena kepiawaiannya bernyanyi atau berjoget seperti Norman. Media Twitterlah yang mengangkat sosok Polteng  alias polisi ganteng ke ranah publik. Ya, foto Saeful Bahri yang memang ganteng bagi beberapa kalangan khususnya wanita, membuat namanya (dan fotonya) menjadi buruan serta konsumsi publik. Namun, menurut saya, Saeful Bahri sedikit lebih bijak daripada Norman, karena ia tidak meninggalkan identitasnya sebagai anggota kepolisian. Sekarang, namanya pun mulai memudar.

Antarafoto.com

Datang lagi seorang Aipda Giono, seorang polisi dari PAM Obvit Polresta Medan. Bukan ketampanan atau kepiawaiannya bernyanyi yang membuatnya menjadi perhatian publik. Tetapi, kemampuannya menghibur orang lewat aksi hipnotis. Ya, Aipda Giono bisa mempengaruhi seseorang untuk melakukan sesuatu yan gmenghibur banyak orang.

Aipda Gionoo yang memulai karirnya di kepolisian sejak 1992 itu mengatakan, kemampuannya menghipnotis didapatkannya secara otodidak. Dan, lewat kemampuannya itu, tak jarang ia diminta untuk membantu kepolisian dalam memecahkan sebuah kasus. Caranya, tentu saja dengan menghipnotis pelaku kejahatan untuk mengungkap suatu kasus agar lebih mudah dalam memecahkannya. Aipda Giono juga tidak melakukan hipnotis untuk tujuan yang merugikan orang lain. Hanya sebatas membantu penyelidikan saja.

Penjahat di Medan, berhati-hatilah kena hipnotis Aipda Giono (NaizInfo/gio)

Tags
Berita ini adalah berita yang di kirimkan oleh aktivis jadiBerita.com, bagikan berita ini ke Timeline Facebook dan Twitter kamu