Siapa sangka kalau Louis Evan, seorang pemuda asal Inggris, yang pada masa sekolahnya sering diejek dan di-bully, kini menjadi model internasional? Berikut kisahnya dilansir dari Daily Mail, Jumat (28/2/2014).

Louis Evan, 22 tahun, selama bersekolah selalu menjadi bahan ejekan teman-temannya. Pasalnya, ia memiliki rambut merah dengan flek-flek di wajahnya. Dikenal sebagai “ginger hair” atau “rambut jahe”, Louis menjalani masa-masa sekolahnya dengan rasa minder akibat ejekan orang-orang di sekitarnya.

Menjelang usia 20 tahun, ibu Louis yang selalu memberinya motivasi mengatakan bahwa Louis pasti dapat melakukan hal-hal yang besar. Akhirnya, Louis memasukkan profil dirinya ke sebuah agency model terkenal di London. Tak disangka, penampilan Louis yang dulunya menjadi bahan ejekan, ternyata justru menarik perhatian. Di Eropa, model dengan rambut merah merupakan model yang banyak dicari.

Louis Evan setelah menjadi model
Louis Evan setelah menjadi model

Louis yang dulunya tampak culun, kini tumbuh menjadi pria yang tampan dengan wajah yang bersih dari flek dan jerawat serta tulang pipi dan rahang yang kuat. Ia kemudian menjadi model di ajang bergengsi London Fashion Week, serta muncul di halaman majalah fashion British Vogue bahkan diminta menjadi model di Milan.

Hidup Louis seketika berubah dari seorang pemuda yang pemalu menjadi laki-laki yang terkenal dan dikagumi. Nasib seseorang memang tidak ada yang bisa mengira akan berakhir seperti apa. (tom)