Untuk pertama kalinya, Australia memiliki destinasi wisata baru yakni museum Islam yang bertempat di Melbourne. Sebuah museum bernama Islamic Museum Australia diharapkan akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam soal Islam di Australia dan memperkenalkan kontribusi-kontribusi umat Muslim pada peradaban dunia pada umumnya.

Museum Islam yang pertama di Australia ini dibuka di kawasan Thornbury, sekitar 7 kilometer dari pusat kota Melbourne, Victoria. Museum ini memperkenalkan Islam melalui seni, sejarah, budaya, dan kisah-kisah keseharian umat Muslim di Australia. Pengagas dari Museum Islam di Australia ini adalah mantan pekerja sebuah bank swasta di Australia, Moustafa Fahour.

Selain ada lima galeri tetap, museum ini juga memiliki pusat studi yang menyediakan materi-materi soal Islam bagi sekolah-sekolah. Arsitektur dari Museum Islam Australia dirancang oleh perusahaan arsitek asal Australia Desypher, yang memadukan rancangan Timur Tengah dan Australia, seperti dikutip TravelDetik, Senin (3/3/2014).

Yayasan Museum Islam Australia didirikan pada bulan Mei 2010. Islamic Museum Australia ini telah mendapat dukungan dari pemerintah, sejumlah organisasi, dan pihak swasta. Beberapa perusahaan, seperti salah satu ritel perlengkapan rumah terbesar di Australia menyumbang sejumlah tanaman dan kontraktor. (nha)