Ketika pertama kali Anda melakukan hubungan intim dengan suami Anda, beberapa mitos seputar malam pertama pun kerap beredar. Saat pertama kali melakukan hubungan intim, pasti Anda merasa bahagia tapi pasti juga tegang.

Kenapa? lantaran ada beberapa mitos yang menakut-nakuti. Seperti dikutip indiansutras, berikut beberapa mitos umum yang sangat berkaitan dengan pertama kali Anda berhubungan intim.

1. Harus keluar darah

Darah yang keluar saat pertama kali melakukan hubungan seks bisa menjadi salah satu tanda bahwa Anda masih perawan. Namun kenyataannya, tak semua wanita harus ‘berdarah’ saat pertama kali berhubungan seks. Pasalnya, olahraga atau kurangnya pembuluh darah di selaput dara bisa membuat tidak keluarnya darah saat pertama kali melakukan hubungan seksual.

2. Hubungan intim pertama itu membuat sakit

Jika membayangkan sebuah ‘benda’ masuk dalam vagina pasti membuat Anda merasa bergidik merasakan sakitnya. Namun, hubungan intim akan terasa menyakitkan kalau selaput dara masih utuh dan belum sobek. Jadi, tak semua hubungan intim yang pertama kali akan dihantui oleh rasa sakit.

3. Rasa sakit dan peradangan pada vagina

Banyak wanita mengeluh vagina mereka sakit dan meradang setelah melakukan hubungan intim. Ada mitos pula, rasa sakit dan radang ini akan sangat beresiko. Memang vagina Anda akan terasa sakit dan mungkin akan merasakan sedikit efek terbakar. Hal ini dikarenakan vagina harus melebar setelah penis masuk. Selain itu, kurangnya cairan pada vagina Anda bisa menyebabkan rasa terbakar.

4. Buang air kencing setelah hubungan intim mencegah kehamilan

Ada mitos beredar kalau Anda buang air kecil setelah berhubungan seksual, bisa jadi sperma yang masuk ke dalam rahim Anda akan terbawa keluar juga. Namun satu yang perlu diingat, urin akan keluar melalui kandung kemih dan sperma akan tetap ada di rahim Anda. Jadi mitos ini adalah salah. (nha)