Astrium adalah proyek di Eropa yang menciptakan teknologi baru yakni perjalanan ke luar angkasa, atau tepatnya “terbang” sejauh 100 kilometer dari permukaan bumi menggunakan pesawat ulang-alik.

Pesawat ulang-alik kelas bisnis tersebut akan lepas landas dari landasan pacu dengan tenaga mesin jet. Selama dua jam, wisatawan akan dibawa menjelajah angkasa dan kembali mendarat di lapangan terbang, seperti dikutip Viva.co.id, Senin (10/3/2014)

Penerbangan diposisikan di atas jalur konvensional yang berada 20 kilometer di atas udara, serta di bawah pesawat satelit yang terletak 200 kilometer dari bumi.

Di Asia, uji prototipe pesawat ulang-alik tersebut akan berlangsung Mei 2014, sekitar 10 ribu kaki atau 3 km di atas Singapura. Jika berhasil, uji prototipe kedua menyusul tahun depan dengan ketinggian 100 ribu kaki atau 30 km.

Pesawat akan mendarat di Laut Cina Selatan, sebelah timur laut Singapura. Tur ruang angkasa ini dibandrol dengan biaya £120 ribu atau setara dengan Rp2,2 milyar. Selama hampir satu dekade, Astrium telah sukses membawa empat penumpang menuju ketinggian 100 kilometer dari bumi. (nha)