STORY: Bertemu Tiga Hantu di Kebun Durian

Kisah mistis ini dialami oleh pria bernama Subandi. Cerita ini diangkat dari sebuah perstiwa yang dialaminya lima belas tahun yang lalu bersama pamannya di kebun durian yang ada di sebuah desa di Trenggalek, Jawa Timur.

Malam itu ia bersama pamannya sedang mencari durian di kebun, tapi bukannya durian yang mereka dapat melainkan hantu Glundungpringis atau hantu Genderuwo

Waktu itu, karena sedang musim durian, selepas habis shalat Isya, dengan masing-masing berbekal  sebuah lampu senter, Subandi dan pamannya pergi ke kebun yang tak jauh dari rumah untuk mencari durian matang.

Setelah memasuki areal perkebunan, langsung saja mereka menyorotkan lampu senter yang dibawa ke setiap bawah pohon durian dengan harapan mendapatkan durian.

Saat itu, Subandi memang agak takut karena bukan hanya tempat yang cukup seram tapi juga pohon duriannya yang besar and menyeramkan. “Wah, pohonnya besar amat, mana tempatnya menakutkan lagi,” kata Subandi.

“Ya tidak, ini kan sudah biasa kok,” jawab sang paman

Setelah itu pamannya mengambil satu benda bulat besar yang ada di bawah pohon durian angker itu, tapi Subandi heran karena buah durian itu besar sekali sementara durian lain yang ia lihat tidak sebesar itu. “Duriannya kok besar amat, lha yang lainnya kecil kok,” tanya Subandi.

Lalu, Subandi melihat dengan seksama durian yang amat besar itu dengan menggunakan indera ke-enam yang ia pelajari, dan ternyata durian amat besar itu terlihat wujud aslinya. “Itu hantu glundungpringis, lekas buang,” paparnya.

Akhirnya, pamannya segera melempar benda bulat besar itu sambil lari terbirit-birit ke arah jalan. Setelah terlempar, hantu Glundungpringis itu menyeringai dan tertawa sambil menggelinding ke dalam kegelapan.

Subandi masih bertahan dalam kebun itu dan terus mencari buah durian matang yang jatuh.  Tiba-tiba ia kaget karena ada yang menepuk bahunya. Subandi pun menoleh ke belakang, ternyata ayahnya datang menyusul untuk mencari duran juga.

Setelah beberapa saat, ia dan ayahnya melhat sosok bayangan hitam pekat dan besar dan disampingnya ada bayangan merah. Sosok hitam besar itu ternyata hantu gondoruwo, sementara yang disampingnya berwarna merah cerah adalah hantu kemamang.

Melihat ada hantu kemamang, mereka sama-sama melempar lampu senter yang dibawa karena hantu kemamang akan mengejar setiap benda berkilau atau benda bersinar. Lalu mereka mengeluarkan jurus-jurus dan doâ??a-doâ??a yang telah dipelajari sehingga hantu itu pergi dan menghilang dalam kegelapan.

Setelah kedua hantu itu pergi, kami menemukan banyak durian matang yang ada di tempat hantu gondoruwo dan hantu kemamang itu. Alhasil, mereka pun mengambil durian tersebut untuk dijual. (nha)

Mereka Juga Suka Berita Ini
Apa Komentarmu
Tunggu Dong...