Wanita mana yang tidak mengidamkan tubuh langsing seperti model di dalam majalah? Bahkan artis seperti Victoria Beckam pun berbagi tips langsing ala model. Namun tahukah JBers bila ternyata foto-foto di majalah fesyen kebanyakan adalah hasil edit photoshop dan mempunyai sisi gelap? Kali ini seorang mantan pemimpin redaksi Vogue Australia,  siap membeberkan sisi gelap dunia model. Penasaran? Yuk kita simak artikelnya.

Kirstie, mantan pemimpin redaksi majalah Vogue dipecat secara mendadak tahun lalu. Anehnya, di hari berikutnya ia ditawari untuk menulis sebuah buku menceritakan pengalamannya bekerja di majalah tersebut. Buku yang akhirnya diberi judul â??The Vogue Factorâ? ini baru saja dirilis dan langsung mengejutkan para pekerja industri mode. Namun Kirstie bersikeras bahwa ceritanya adalah kisah nyata.

Kristie pun menegaskan bahwa dirinya tidak mengada-ngada, karena semua yang ditulisnya adalah fakta. Bukunya berisi tentang para model yang tak kuat berdiri selama pemotretan, menginfus diri sendiri supaya tak usah makan, bahkan makan tissue untuk mengatasi rasa lapar karena tak makan berhari-hari. Tissue akan mengembang di dalam perut, sehingga tissue adalah cemilan populer di kalangan model. Biasanya mereka lebih memilih memakan tissue saja agar tubuhnya tetap kurus namun tidak merasa lapar.

Kirstie juga menulis tentang bagaimana para editor majalah menggunakan Photoshop untuk menghapus tulang belulang yang menonjol di tubuh model, supaya mereka terlihat lebih manusiawi. Banyak orang menuduh editor mem-Photoshop gambar model di majalah supaya mereka terlihat lebih kurus, padahal dalam beberapa kasus mereka justru melakukan yang sebaliknya.

Pernah juga suatu saat ia mengerjakan pemotretan di luar kota bersama seorang model, dan pemotretan tersebut berlangsung 3 hari. Selama 3 hari bersama-sama, Kirstie tak pernah sekalipun melihat sang model memasukkan makanan ke dalam mulutnya. Di hari ketiga, model tersebut bahkan kesulitan untuk tetap berdiri dan tersadar selama pemotretan berlangsung.

Dalam kesempatan lainnya, seorang model asal Rusia mengadu kepadanya bahwa teman sekamarnya tak pernah makan, dan hanya menggunakan infus untuk mendapatkan nutrisi. Jika ada model profesional misalnya di Australia, yang ingin mendapatkan pekerjaan sebagai model internasional, dia akan menyusutkan tubuhnya hingga turun 2 nomor. Orang-orang di kantor Vogue akan menyebutnya â??kurus ala Parisâ?.

Nah, apakah JBers masih mengidam-idamkan tubuh kurus ala model yang ternyata tidak sebagus kelihatannya? (amd)