Jika kita boleh kalah dari negara lain tak mengapa asalkan jangan kalah dari Malaysia. Setidaknya itulah yang ada di benak saya jika harus menanamkan sikap sebagai anak bangsa.

Hubungan Indonesia dan Malaysia memang belakangan ini menjadi menarik disimak karena kerap keduanya sering terjadi gesekan-gesekan dalam berbagai bidang. Mulai dari Perlakukan Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia, Hingga klaim sejumlah budaya milik Indonesia yang juga diakui oleh Malaysia adalah bagian dari cerita panjang yang menghiasi hubungan kedua negara satu rumpun ini.

Ironisnya Indonesia negara yang dua puluh kali luas wilayahnya sering kalah di berbagai bidang dari negara jiran itu.

Apa sajakah keunggulan Malaysia dibanding Indonesia, berikut adalah daftarnya:

1. Militer

Jika diukur secara kuantitas, jumlah militer Indonesia jauh lebih besar dari malaysia. Bahkan peta militer dunia menyebutkan Indonesia berada di posisi 18 besar, mengungguli militer Australia dan Malaysia.

Namun Malaysia unggul dalam beberapa faktor. Salah satunya jumlah penduduknya yang lebih sedikit sehingga total warganya yang dilindungi jika terjadi perang lebih sedikit dibandingkan Indonesia.

Malaysia juga tergabung dalam anggota perjanjian Pertahanan Lima Kekuatan (FPDA) yang terdiri dari tentara Inggris, Australia, Singapura dan Selandia Baru. Jadi jika Indonesia menyerang negara jiran itu maka empat anggota lainnya akan membantu salah satu anggotanya.

2. Umur

Menurut hasil survei yang dilakukan Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) menyebutkan umur maksimal rata-rata orang Malaysia lebih baik dari Indonesia. Hal itu terbukti dari mulai jaminan kesehatan dari pemerintah dan investasi kesehatan untuk warganya.

3. Sepak Bola

Walaupun dalam beberapa cabang olahraga, Indonesia jauh lebih berprestasi dari Malaysia. Namun tidak lengkap rasanya jika salah satu cabang olahraga terpopuler di dunia yakni Sepak bola, Indonesia nyatanya harus tertinggal dari Malaysia.

Hal itu terjadi saat Indonesia dikalahkan Malaysia di AFF Cup 2012 beberapa waktu lalu. Kekalahan ini bukanlah pertama kalinya diterima Indonesia, dua tahun lalu Malaysia dengan bangga merayakan pesta kemenangan di stadion Gelora Bung Karno di Jakarta setelah mengubur mimpi Indonesia untuk menjuarai AFF Cup 2010.

4. Korupsi

Data yang dikeluarkan oleh Transparency Internasional menempatkan Indonesia turun 18 peringkat dan berada di urutan 118 Indeks Persepsi Korupsi (CPI) 2012. Hasil ini bukanlah prestasi yang patut dibanggakan.

Malaysia sendiri jauh diatas Indonesia dalam hal korupsi dengan menempati posisi 54. Walaupun demikian Anwar Ibrahim yang juga mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia mengatakan sesungguhnya korupsi di Malaysia sama dengan Indonesia bahkan lebih canggih dan sistematis.

5. Pendapatan perkapita

Keunggulan Malaysia juga tercatat di sektor perekonomian. Negara itu memiliki pendapatan perkapita lebih dari USD 9.000 dibandingkan dengan Indonesia yang hanya meraih USD 3.424. Malaysia juga pernah menerima penghargaan sebagai negara dengan tingkat penduduk suka bekerja tertinggi dunia oleh sebuah lembaga survei.