Apakah buah hati Anda gemar main video game atau aplikasi permainan di gadget? Jika iya, maka waspadalah dengan dampak buruknya bagi kesehatan mental anak Anda.

Dilansir bbc.co.uk, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa agresivitas ini disebabkan oleh faktor motorik yang terjadi di dalam diri pada gamers. Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Personality and Social Psychology ini membagi para gamers dalam 2 kelompok.

Kelompok yang pertama diberikan informasi yang cukup untuk memainkan suatu permainan. Sementara kelompok yang kedua, sama sekali tidak diberi tahu cara memainkan game tersebut. Hasilnya, kelompok yang kedua menunjukkan perilaku agresif dibandingkan dengan kelompok pertama.

“Keinginan untuk bisa memainkan suatu permainan bisa menimbulkan sifat frustasi dan agresif. Timbul keinginan yang begitu besar untuk menaklukan suatu permainan tersebut,” ujar Dr Andrew Przybylski, salah seorang peneliti.

Sebenarnya hubungan antara perilaku agresif dengan video game sudah sejak lama menjadi bahan penelitian yang menarik. Namun baru kali ini para peneliti menemukan jawabannya yang lebih jelas. (nha)