Tidur sering dianggap sebagai hal yang remeh dan tidak penting. Padahal, tidur adalah salah satu kebutuhan tubuh untuk melakukan perbaikan dan regenerasi dari dalam. Kurangnya waktu tidur tidak hanya membuat tubuh terasa lelah dan pusing, tetapi juga mengakibatkan menyusutnya beberapa area otak.

“Orang yang sering tidak tidur semakin banyak dan seharusnya mereka menambah beberapa jam tidur,” ujar Linda L. Chao, kepala penelitian dari University of California, San Francisco. “Ada data dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang mengalami insomnia dan gangguan kejiwaan terlihat dari penyusutan volume otak. Hal tersebut terjadi karena tidur akan menjaga kesehatan otak,” lanjutnya.

Para peneliti menemukan bukti bahwa tidur malam yang kurang akan menyebabkan penyusutan di salah satu daerah otak bernama  frontal lobe. Dilansir oleh Newsmaxhealth.com, Rabu (16/4/2014), akibatnya tidak hanya pusing dan lelah, tetapi juga menyebabkan masalah kejiwaan dan emosi yang tidak stabil.

Karena itu, perhatikanlah jam tidur Anda. Jika sudah waktunya tidur, usahakan untuk tidur. Buat kamar tidur menjadi tempat yang nyaman, sehingga tidur bisa lebih berkualitas. Jika masalah tidur Anda makin mengganggu, bisa Anda konsultasikan pada dokter. (tom)