Musim semi di Korea adalah saatnya bunga-bunga bermekaran dan waktu panen bagi para petani dan nelayan. Warga Korea Selatan percaya kalau menyantap makanan yang dipanen saat sedang musimnya, terutama saat musim semi akan membuat tubuh mereka tetap sehat sepanjang tahun.

Sayuran, buah-buahan, dan makanan laut yang diambil saat sedang musim semi memiliki kandungan nutrisi terbaik jika dibandingkan dengan musim-musim lainnya.

Mereka biasa menyantap makanan-makanan tersebut dalam keadaan segar atau dijadikan masakan khas musim semi. Berikut 5 makanan musim semi dari Korea, seperti dilansir Merdeka.com.

1. Jukkumi Samgyeopsal Bokkeum

jukkumi-samgyeopsal-bokkeum
Jukkumi Samgyeopsal Bokkeum

Jukkumi Samgyeopsal Bokkeum terbuat dari dua bahan pokok, yaitu jukkumi dan samgyeopsal. Jukkumi atau octopus ocellatus adalah sejenis gurita berukuran kecil dan bertekstur lebih lembut dibandingkan daging gurita pada umumnya. Sedangkan samgyeopsal adalah bagian berlemak dari perut babi, salah satu makanan favorit warga Korea. Jukkumi Samgyeopsal Bokkeum disajikan bersama dengan kue beras atau ddeokbokki lalu disiram kuah pedas berwarna merah.

2. Daege-jjim

daege-jjim
Daege-jjim

Bahan utama untuk membuat masakan ini cuma satu: daege atau kepiting raja. Tak perlu bumbu yang macam-macam, untuk membuat Daege-jjim kepiting raja utuh ditim hingga lunak. Biasanya cangkang kepiting sudah diisi dengan olahan daging kepiting yang disebut crab butter. Makanan ini merupakan kuliner andalan Gyeongsangbuk-do. Sementara kepiting raja sendiri merupakan hasil laut kebanggaan Yeongdeok, desa yang mendapat julukan Desa Kepiting.

3. Bibimbap

Bibimbap
Bibimbap

Bibimbap atau nasi campur ala Korea ini terbuat dari semangkuk nasi putih yang dicampur dengan berbagai lauk seperti daging sapi, telur, sayuran, dan saus pedas yang disebut gochujang. Bibimbap merupakan makanan yang paling umum ditemui di rumah-rumah warga Korea karena proses pembuatannya sederhana dan bahan-bahannya pun mudah dicari. Saat musim semi, orang Korea biasa menjadikannya sebagai salah satu campuran bibimbap. Mereka mencampurkan daun pakis, mugwort, dan cirsium ke dalam bibimbap.

4. Stroberi

Stroberi
Stroberi

Salah satu buah yang mudah ditemui saat musim semi di Korea adalah stroberi. Pada musim semi, stroberi yang dihasilkan di kebun-kebun buah memiliki ukuran yang besar, warna merah cerah, dan rasanya cenderung manis. Daerah penghasil stroberi di Korea adalah kawasan dengan iklim hangat seperti Damyang di Provinsi Jeollanam-do, Nonsan di Provinsi Chungcheongnam-do, dan Geochang di Provinsi Gyeongsangnam-do. Saat musim semi warga Korea bahkan mengadakan festival tersendiri untuk buah ini yaitu Nonsan Strawberry Festival, Yangpyeong Strawberry Festival, Wanju Samnye Strawberry Festival, dan Samnangjin Strawberry Festival.

5. Hwajeon

Hwajeon
Hwajeon

Hwajeon adalah sejenis kue beras yang biasa dijadikan hidangan penutup atau makanan ringan. Hidangan ini cukup unik karena taburan bunga musim semi di atasnya. Biasanya hwajeon memang diberi taburan bunga seperti bunga azalea, tetapi bunga mawar, krisan, sakura, atau bunga pir juga bisa dijadikan topping. Hwajeon dimakan pada saat hwajeon nori, sebuah tradisi yang sudah berlangsung sejak masa Dinasti Goryeo. (nha)