Kalau selama ini Anda terbiasa dengan liburan yang standar seperti ke pantai atau mendaki gunung, sekali-sekali tak ada salahnya berwisata dengan tema literatur atau film. Berikut adalah 5 tempat wisata yang sengaja didedikasikan untuk kisah fiktif, dilansir dari Merdeka, Jumat (2/5/2014).

1. Belitung, Indonesia

Belitung, Indonesia
Belitung, Indonesia

Daerah ini menyimpan berbagai objek wisata yang indah. Sebut saja Pulau Burung, Batu Garuda, Pulau Pasir, Kolam Bidadari Pulau Lengkuas, Wihara Dewi Kwan Iem yang terletak di Gunung Burung Mandi. Belitung mulai dikenal sejak dipakai syuting film “Laskar Pelangi”. Pemerintah setempat sendiri sengaja menjadikan “Laskar Pelangi” sebagai nilai jual pariwisata, seperti Museum Kata Andrea Hirata, bangunan SD di Kecamatan Gantung yang menjadi setting film Laskar Pelangi serta Tanjung Pandan, pantai yang dikenal sebagai tempat pembuatan video klip sound track “Laskar Pelangi”.

2. Gosho Aoyama Manga Factory, Jepang

Gosho Aoyama Manga Factory, Jepang
Gosho Aoyama Manga Factory, Jepang

Gosho Aoyama merupakan pengarang dari manga (komik) “Detektif Conan”. Untuk mengabadikan kesuksesan Gosho, Hokuei, daerah asal Gosho, mengadakan machi okoshi (revitalisasi kota) untuk menjadikan kota tersebut sebagai kota Conan. Pemerintah setempat membangun Jembatan Conan dan patung-patung karakter dari Detektif Conan di sudut-sudut kota. Kemudian pada tanggal 18 Maret 2007 dibukalah Gosho Aoyama Manga Factory, museum yang didedikasikan untuk Gosho dan karya terbesarnya, Detektif Conan.

3. Museum Sherlock Holmes, Inggris

Museum Sherlock Holmes, Inggris
Museum Sherlock Holmes, Inggris

221B Baker Street, London, Inggris, merupakan alamat kediaman sang detektif Sherlock Holmes. Ternyata alamat 221 Baker Street tidak benar-benar ada, karena pada waktu itu alamat rumah di Baker Street hanya sampai nomor 100. Karena kepopuleran Sherlock Holmes yang luar biasa, kemudian dibangunlah sebuah rumah yang sangat persis dengan deskripsi kantor sekaligus kediaman Holmes dalam cerita. Gedung mewah tersebut didirikan di antara 237 Baker Street dan 241 Baker Street, difungsikan sebagai museum yang didedikasikan untuk sang detektif eksentrik rekaan Sir Arthur Conan Doyle.

4. Casa di Giulietta, Italia

Casa di Giulietta, Italia
Casa di Giulietta, Italia

Casa di Gulietta atau Rumah Juliet merupakan bangunan bergaya klasik yang memang sengaja dibangun untuk mengabadikan tokoh Juliet dari kisah “Romeo & Juliet”. Di sana ada sebuah patung Juliet yang sering dijadikan objek foto oleh para pengunjung. Juga ada balkon dari salah satu adegan paling ikonik dalam kisah “Romeo & Juliet”, di mana Romeo memanjat balok tersebut untuk merayu Juliet.

5. Desa Smurf, Spanyol

Desa Smurf, Spanyol
Desa Smurf, Spanyol

Di daerah Juzcar, Andalusia, Spanyol, Anda akan menemui desa Smurf. Untuk memperingati premier film Smurf, Sony Pictures sengaja meminta hak khusus untuk menjadikan desa ini sebagai rumah dari para tokoh kartun lucu berwarna biru tersebut. Desa yang bangunan-bangunannya tadinya berwarna putih dicat dengan warna Smurf, biru cerah. Tembok-temboknya dihiasi dengan gambar-gambar karakter Smurf dan di sudut-sudut jalan berdiri patung-patung Smurf berukuran besar. Setelah kontrak berakhir Sony Pictures menawarkan untuk mengecat kembali keseluruhan kota tersebut dengan warna putih. Tetapi warga desa menolaknya dan memutuskan untuk melestarikan konsep desa Smurf tersebut. (tom)