JadiBerita: Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli di Indonesia. Berbagai acara dilakukan dalam rangka merayakan hari yang spesial untuk anak-anak ini, seperti berbagai lomba, seminar dan lain sebagainya. Tidak hanya di Indonesia, perayaan Hari Anak juga dilakukan oleh berbagai Negara lainnya. Berikut rangkuman JadiBerita tentang kemeriahan perayaan hari anak di berbagai Negara:
Jepang

Koinobori
Negara yang tenar dengan julukan Negeri Sakura ini menaruh perhatian khusus pada anak-anak. Jepang merayakan hari anak setiap tanggal 5 Mei dan diselenggarakan dengan cukup meriah. Biasanya, rumah-rumah di Jepang memasang Koinobori, yaitu layangan berbentuk ikan dan dipasang di depan rumah. Selain itu, pada tanggal 11 November juga diadakan perayaan Sichi-go- san yaitu perayaan untuk anak berusia 3,5 dan 7 tahun. Pada saat itu, anak-anak mendapatkan permen panjang sebagai lambang panjang umur.
Korea

Festival Anak di Korea
Sama seperti Jepang, hari anak-anak di Korea Selatan, atau bahasa Koreanya Orini-Nal. diadakan setiap tanggal 5 Mei. Pada hari ini anak-anak di Korea mendapatkan perlakuan spesial dibandingkan hari-hari lainnya. Anak-anak akan mendapatkan hadiah dari orangtua dan dibuatkan masakan favorit mereka. Pemerintah Korea juga menerapkan tanggal 5 Mei sebagai hari libur nasional, yang ditujukan supaya para orang tua diberikan waktu lebih untuk menghabiskan waktu bersama anak-anaknya. Dan beberapa tempat hiburan seperti Museum atau taman bermain membebaskan biaya bagi setiap anak yang datang pada hari ini.
Meksiko

Hari anak di Meksiko dikenal dengan nama El Niño Del Día. Perayaan ini dilaksanakan setiap tanggal 30 April. Pada hari itu, anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) diliburkan. Anak-anak juga bermain berbagai permainan tradisional Meksiko. Yanglebih menyenangkan, berbagai toko mainan anak akan menjual mainan anak dengan harga murah dan memberikan permen gratis pada anak-anak
Turki

Perayaan Hari Anak di Turki
Turki merayakan Hari Anak setiap tanggal 23 April. Biasanya, pada hari tersebut diadakan karnaval anak-anak di jalan raya. Disana, anak-anak melakukan karnaval dengan menggunakan busana tradisional Turki. Yang unik adalah, pada hari itu anak-anak diberi kesempatan untuk menggantikan pejabat Negara. Mereka bisa menajdi Presiden, perdana menteri, gubernur dan semacamnya. Pada hari itu, mereka juga menggantikan anggota parlemen di Majelis Nasional Agung (semacam Majelis Permusyawaratan Rakyat di Indonesia) untuk membahas berbagai isu anak.
Tags Berita ini adalah berita yang di kirimkan oleh aktivis jadiBerita.com, bagikan berita ini ke Timeline Facebook dan Twitter kamu